Kurniawan, Ahmad Arif (2026) Etika perceraian perspektif M. Quraish Shihab dalam tafsir Al-Misbah. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (64kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (109kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism (34).pdf Download (226kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftar isi.pdf Download (156kB) | Preview |
|
|
Text
5-bab1.pdf Download (351kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (314kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (177kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (151kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (659kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) | Request a copy |
Abstract
Al-Qur’an memberikan panduan perceraian yang tidak hanya bersifat legal-formal, tetapi juga mengandung nilai-nilai etika seperti ma‘rūf, iḥsān, keadilan, dan tanggung jawab untuk menjaga martabat manusia. Namun, praktik perceraian di masyarakat sering kali lebih menitikberatkan aspek hukum formal dan mengabaikan dimensi etika, sehingga memunculkan ketidakadilan, konflik berkepanjangan, serta dampak psikologis bagi pihak-pihak yang terlibat. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep etika perceraian dalam Al-Qur’an menurut penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah serta relevansinya terhadap fenomena perceraian kontemporer. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa ayat-ayat perceraian dalam Al-Qur’an tidak hanya memuat ketentuan hukum, tetapi juga prinsip-prinsip etika yang berorientasi pada keadilan, kemaslahatan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Penafsiran M. Quraish Shihab dipandang mampu mengintegrasikan dimensi hukum, moral, sosial, dan psikologis dalam memahami perceraian secara komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan ilmu tafsir. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) dengan Tafsir Al-Misbah sebagai sumber utama yang didukung oleh berbagai literatur terkait. Analisis dilakukan melalui identifikasi, klasifikasi, dan penafsiran ayat-ayat perceraian, kemudian dikonstruksi menjadi konsep etika perceraian berdasarkan perspektif M. Quraish Shihab. Pendekatan ini digunakan untuk memahami nilai-nilai etika yang terkandung dalam ayat-ayat perceraian secara sistematis dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika perceraian menurut M. Quraish Shihab meliputi prinsip ma‘rūf, sabar, jujur, iṣlāḥ, keadilan (‘adl), iḥsān, tanggung jawab, musyawarah, dan empati. Prinsip-prinsip tersebut menegaskan bahwa perceraian dalam Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai ketentuan hukum, tetapi juga sebagai proses etis yang menekankan kemanusiaan, keadilan, dan penghormatan terhadap kedua belah pihak.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Etika; perceraian; tafsir; alquran |
| Subjects: | Ethical Systems Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ahmad Arif Kurniawan |
| Date Deposited: | 22 May 2026 02:58 |
| Last Modified: | 22 May 2026 03:04 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131709 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



