Representasi politik identitas Nahdliyin: upaya fraksi Aswaja DPRD Kota Bogor periode 2024-2029 dalam mewujudkan nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah

Fauziah, Alya (2026) Representasi politik identitas Nahdliyin: upaya fraksi Aswaja DPRD Kota Bogor periode 2024-2029 dalam mewujudkan nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
01. cover.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text
02. abstrak.pdf

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text
03. Bebas Plagiarisme.pdf

Download (678kB) | Preview
[img]
Preview
Text
04. Daftar Isi (1).pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
05. bab 1.pdf

Download (330kB) | Preview
[img] Text
06. bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB) | Request a copy
[img] Text
07. bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB) | Request a copy
[img] Text
08. bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (615kB) | Request a copy
[img] Text
09. bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB) | Request a copy
[img] Text
10. daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB) | Request a copy
[img] Text
11. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (841kB) | Request a copy

Abstract

Telah muncul ketegangan antara identitas simbolik Fraksi Aswaja DPRD Kota Bogor yang secara eksplisit membawa simbol Nahdliyin dengan tuntutan kelembagaan DPRD yang harus bersifat inklusif dan mewakili seluruh masyarakat. Kondisi ini menimbulkan ekspektasi bahwa Fraksi Aswaja tidak hanya hadir sebagai simbol identitas keagamaan, tetapi juga mampu merepresentasikan nilai dan kepentingan Nahdliyin dalam kebijakan publik, sementara dalam praktiknya kebijakan yang dihasilkan cenderung bersifat umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana representasi politik identitas Nahdliyin dilakukan oleh Fraksi Aswaja DPRD Kota Bogor serta bagaimana pandangan masyarakat Nahdliyin terhadap upaya representasi tersebut. Dalam kerangka berpikir, mengintegrasikan teori politik identitas Stuart Hall dan teori representasi politik Hanna Pitkin. Teori politik identitas digunakan untuk memahami konstruksi dan ekspresi identitas Nahdliyin dalam ruang politik, sementara teori representasi politik digunakan untuk menganalisis bentuk representasi yang dilakukan. Pendekatan yang digunakan Adalah kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan informan yang terdiri dari anggota Fraksi Aswaja, pengurus PCNU, serta masyarakat Nahdliyin di Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi politik identitas Nahdliyin oleh Fraksi Aswaja tidak diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang bersifat eksklusif, melainkan melalui kebijakan publik yang bersifat umum namun secara substantif mengakomodasi kepentingan Nahdliyin. Meskipun demikian, representasi tersebut belum dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Nahdliyin, sehingga menunjukkan bahwa proses representasi masih bersifat dinamis dan bertahap.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Representasi Politik; Nahdliyin; Fraksi Aswaja
Subjects: Islam > Islam and Politics, Fundamentalism
Political dan Government Science > Policy Making
Political Process > Practical Politics
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik
Depositing User: Alya Fauziah
Date Deposited: 25 May 2026 01:50
Last Modified: 25 May 2026 02:10
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131801

Actions (login required)

View Item View Item