Konservasi situs keagamaan dan kebudayaan dalam pemeliharaan nilai-nilai keagamaan masyarakat: Studi deskriptif pemakaman tokoh masyarakat Desa Wanayasa Kabupaten Purwakarta

Zulfa, Indana (2025) Konservasi situs keagamaan dan kebudayaan dalam pemeliharaan nilai-nilai keagamaan masyarakat: Studi deskriptif pemakaman tokoh masyarakat Desa Wanayasa Kabupaten Purwakarta. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (312kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (470kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (541kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (541kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (483kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (449kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (420kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA: Wanayasa adalah salah satu desa di Kabupaten Purwakarta yang memiliki sejarah cukup panjang, dimana sejarah panjang nya ini dibuktikan dengan situs pemakaman dari tokoh-tokoh pendahulu Wanayasa, seperti makam Dalem Aria sebagai pendiri Wanayasa, Makam Dalem Santri sebagai Bupati Karawang pada saat ibu kota kabupaten nya berada di Wanayasa, dan juga makam Syahbandar yang merupakan tokoh silat nasional dan situs pemakaman ini menjadi bagian dari identitas masyarakat Wanayasa dari dulu hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menguak apa saja upaya yang dilakukan masyarakat untuk menjaga kelestarian situs pemakaman ini beserta faktor pendorong dan nilai sosial dan keagamaan yang tercipta darinya. Pendekatan Kualitatif deskriptif yang menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui Wawancara metode snowball dengan 11 narasumber, meliputi tokoh budaya, tokoh agama, dan masyarakat, observasi non partisipatif dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat melakukan berbagai upaya untuk melestarikan situs pemakaman yaitu penulisan sejarah Wanayasa ke dalam bentuk buku, perawatan fisik, pelaksanaan milangkala, dan pelaksanaan napak tilas. Upaya upaya ini didorong oleh dua faktor utama yaitu kekhawatiran masyarakat terhadap hilangnya sejarah Wanayasa pada generasi muda dan juga harapan mengembangkan potensi yang dimiliki Wanayasa. Nilai nilai yang tercipta dari upaya konservasi ini terdapat tiga poin utama yaitu menumbuhkan gotong royong, menumbuhkan sikap toleransi dan mempererat tali silaturahmi. ENGLISH: Wanayasa is a village in Purwakarta Regency with a long history. This long history is evidenced by the burial sites of Wanayasa's predecessors, such as the tomb of Dalem Aria, the founder of Wanayasa, the tomb of Dalem Santri, the Regent of Karawang when the regency capital was in Wanayasa, and the tomb of Syahbandar, a national martial arts figure. These burial sites have become part of the Wanayasa community's identity from the past to the present. This study aims to uncover the efforts made by the community to preserve these burial sites, along with the driving factors and the social and religious values they create. The descriptive qualitative approach used primary and secondary data. Data collection techniques included snowball interviews with 11 informants. This included cultural figures, religious figures, and community members, as well as non-participatory observation and documentation. The results of this study indicate that the community has undertaken various efforts to preserve the burial site, including writing Wanayasa's history in a book, maintaining the site's physical structure, conducting a memorial service, and conducting a retracing of the burials. These efforts are driven by two main factors: community concern about the loss of Wanayasa's history to the younger generation and the hope of developing Wanayasa's potential. These conservation efforts encompass three main values: fostering mutual cooperation, fostering tolerance, and strengthening ties.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Konservasi; Keagamaan; Situs
Subjects: Islam > Rites, Prayer
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama
Depositing User: Indana Zulfa
Date Deposited: 26 May 2026 03:59
Last Modified: 26 May 2026 03:59
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131933

Actions (login required)

View Item View Item