Peran Batalyon 330 dalam penumpasan pemberontakan Kahar Muzakkar tahun 1964-1965

Lestari, Arini Rahmawati (2026) Peran Batalyon 330 dalam penumpasan pemberontakan Kahar Muzakkar tahun 1964-1965. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (38kB) | Preview
[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (237kB)
[img] Text (SUKET BEBAS BEBAS PLAGIARISME)
SK Bebas Plagiarisme .pdf

Download (330kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (237kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I (1).pdf

Download (728kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (466kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) yang dipimpin oleh Kahar Muzakkar di Sulawesi Selatan merupakan salah satu tantangan serius bagi stabilitas keamanan dan integrasi nasional Indonesia pascakemerdekaan. Dalam upaya menumpas pemberontakan tersebut, Tentara Nasional Indonesia mengerahkan berbagai satuan tempur, salah satunya Batalyon Infanteri 330 Kujang I/Siliwangi. Keterlibatan batalyon ini tidak hanya mencerminkan strategi militer negara dalam menghadapi konflik bersenjata non-konvensional, tetapi juga menunjukkan peran satuan teritorial dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah. Penelitian ini dirumuskan dalam dua permasalahan utama yaitu bagaimana proses pembentukan Batalyon Infanteri 330 Kujang I/Siliwangi dan bagaimana peran batalyon tersebut dalam penumpasan Pemberontakan Kahar Muzakkar pada tahun 1964–1965. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang pembentukan Batalyon 330 serta mendeskripsikan secara kronologis bentuk peran dan keterlibatannya dalam berbagai operasi militer di Sulawesi Selatan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai peran satuan militer dalam menghadapi pemberontakan daerah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Untuk membantu analisis penelitian ini memanfaatkan kerangka kontrainjsurjensi David Galula sebagai alat bantu konseptual dalam memahami pola operasi yang dijalankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batalyon Infanteri 330 Kujang I/Siliwangi dibentuk dalam konteks penataan organisasi dan penguatan struktur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Dalam penumpasan Pemberontakan Kahar Muzakkar, batalyon ini berperan aktif melalui pelaksanaan patroli wilayah, operasi pengejaran kelompok DI/TII, kegiatan intelijen, serta keterlibatan dalam operasi militer terpadu seperti Operasi Badak, Operasi Tumpas, dan Operasi Kilat. Peran tersebut turut berkontribusi terhadap melemahnya kekuatan DI/TII hingga berakhirnya pemberontakan pada tahun 1965.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Batalyon Infanteri 330/Linud Kujang I; Kahar Muzakkar; DI/TII Sulawesi Selatan; Operasi Militer; Sejarah Militer Indonesia
Subjects: History, Events
History of Southeast Asia > History of Indonesia
History of Southeast Asia > Period of Soekarno, Sukarno
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Arini Rahmawati Lestari
Date Deposited: 09 Jun 2026 06:56
Last Modified: 09 Jun 2026 06:56
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132073

Actions (login required)

View Item View Item