Kebebasan pribadi dalam hadis Nabi Muhammad SAW: Studi tematik tentang hak, batasan syariat, dan relevansinya di era moderen

Rashidi, Rifqi (2025) Kebebasan pribadi dalam hadis Nabi Muhammad SAW: Studi tematik tentang hak, batasan syariat, dan relevansinya di era moderen. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (114kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (223kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (189kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (437kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (60kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep kebebasan pribadi dalam hadis Nabi Muhammad SAW secara tematik, dengan fokus pada hak, batasan syariat, dan relevansinya di era modern. Diskursus kebebasan pribadi dalam Islam kerap menimbulkan perdebatan antara dua kutub pemikiran: satu pihak menilai Islam membatasi kebebasan individu secara ketat, sedangkan pihak lain meyakini bahwa Islam justru menjunjung tinggi kebebasan manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Di tengah pesatnya arus globalisasi, digitalisasi, dan pluralitas nilai, fenomena ketegangan antara hak individu dan regulasi syariat semakin mengemuka, baik dalam isu kebebasan beragama, ekonomi, privasi, maupun hak-hak perempuan. Selama ini, kajian tentang kebebasan dalam Islam lebih banyak bertumpu pada sumber Al-Qur’an, sementara perspektif hadis kerap terabaikan. Padahal, hadis berperan penting sebagai penjelas sekaligus sumber praktis dalam implementasi prinsip kebebasan, baik dalam urusan keyakinan, muamalah, hingga tata kelola sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hadis-hadis sahih dan hasan yang membahas aspek kebebasan pribadi, menggunakan pendekatan integratif: tekstual, kontekstual, dan maqasidi. Dimensi yang dikaji meliputi kebebasan berkeyakinan dan berekspresi, kebebasan ekonomi dan pembebasan budak, kebebasan memilih pasangan dan perceraian, serta perlindungan privasi dan kebebasan mobilitas. Penelitian juga menyoroti prinsip-prinsip pembatasan kebebasan dalam syariat, seperti kaidah “la darar wa la dirar” dan penghormatan atas hak orang lain. Hasil analisis menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi Muhammad SAW menegaskan prinsip universal penghormatan terhadap kebebasan pribadi, namun menekankan keseimbangan antara hak individu dan kepentingan sosial. Hadis juga menegaskan bahwa kebebasan dalam Islam bukanlah absolut, melainkan selalu berada dalam koridor etika, tanggung jawab sosial, dan kemaslahatan bersama. Temuan penelitian ini diharapkan dapat meluruskan berbagai kesalahpahaman tentang posisi kebebasan dalam Islam, serta memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu hadis, kebijakan publik, dan pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, khususnya di Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: tidak ada lampiran
Uncontrolled Keywords: Kebebasan pribadi; Hadis Nabi; Batasan syariat; Hak individu; Era modern
Subjects: Islam > Hadith
Islam > Study of Text of Hadith
Islam > Muslim
Al-Hadits dan yang Berkaitan
Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits
Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits
Depositing User: Rifqi Rashidi
Date Deposited: 10 Jun 2026 04:40
Last Modified: 10 Jun 2026 06:36
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132430

Actions (login required)

View Item View Item