Nasikh-Mansukh menurut Syekh Muhammad Ali ash-Shabuni dalam Rawa'i al-Bayan fi tafsir Ayat al-Ahkam min al-Qur'an

Aini, Raudotul (2026) Nasikh-Mansukh menurut Syekh Muhammad Ali ash-Shabuni dalam Rawa'i al-Bayan fi tafsir Ayat al-Ahkam min al-Qur'an. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover 345.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (262kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (433kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (459kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (479kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (228kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (287kB) | Request a copy

Abstract

Nasikh-mansukh merupakan salah satu kajian penting dalam ulum al-Qur’an yang berkaitan dengan perubahan hukum dalam Al-Qur’an. Penelitian ini mengkaji pandangan Syekh Muhammad Ali ash-Shabuni tentang nasikh-mansukh serta hikmah tasyri’ yang terkandung dalam penerapannya pada Tafsir Rawa’i al-Bayan fi Tafsir Ayat al-Ahkam min Al-Qur’an, dengan tujuan untuk mengetahui pemahaman nasikh-mansukh menurut beliau serta mengungkap hikmah tasyri’ tersebut. Syekh Muhammad Ali ash-Shabuni merupakan salah satu ulama tafsir kontemporer yang dikenal melalui berbagai karya di bidang tafsir Al-Qur’an. Penelitian ini memilih salah satu karyanya karena pembahasannya fokus pada ayat-ayat hukum dan disusun secara jelas, sehingga memudahkan dalam mengkaji nasikh-mansukh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari Tafsir Rawa’i al-Bayan, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, dan karya ilmiah yang relevan. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan cara mengidentifikasi ayat-ayat nasikh-mansukh, kemudian mengkaji penafsiran Syekh ash-Shabuni serta menarik pemahaman terkait hikmah tasyri’-nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Syekh ash-Shabuni, nasikh-mansukh adalah penghapusan atau penggantian hukum syariat dengan dalil syariat lain yang datang kemudian demi kemaslahatan umat. Ia mengelompokkan nasakh dalam Al-Qur’an menjadi tiga bentuk, yaitu penghapusan bacaan dan hukum, penghapusan bacaan dengan tetap berlakunya hukum, serta penghapusan hukum dengan tetap adanya bacaan. Dalam penafsirannya, beliau tidak hanya menjelaskan hubungan antara ayat nasikh-mansukh, tetapi juga menekankan bahwa perubahan hukum dalam Al-Qur’an mengandung tujuan tertentu. Hikmah tasyri’ yang terkandung dalam penerapan nasikh-mansukh menunjukkan bahwa syariat Islam ditetapkan secara bertahap, memperhatikan kondisi umat, memberikan kemudahan, serta menjaga kemaslahatan dalam kehidupan manusia.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Nasikh-Mansukh; Tafsir Rawa’i al-Bayan; Hikmah Tasyri’; Syekh Muhammad Ali ash-Shabuni
Subjects: Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Ilmu-ilmu Al-Qur'an
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: 'Aini raudotul 'aini
Date Deposited: 11 Jun 2026 04:28
Last Modified: 11 Jun 2026 04:28
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132461

Actions (login required)

View Item View Item