Farhati, Nur (2026) Studi komparatif tentang relasi suami istri dalam rumah tangga perspektif Faqihuddin Abdul Qadir dan Wahbah Az-Zuhaili. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (284kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (378kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (321kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (681kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (664kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (362kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (636kB) | Request a copy |
Abstract
Al-Quran mengajarkan bahwa posisi suami dan istri dalam keluarga tidak ada perbedaan yang mendasar. Istri mempunyai hak dan dan dapat mengeluarkan pendapatnya sebagaimana para suami mendapatkan hak yang sama atas diri mereka. Namun, pada kenyataannya banyak sekali ayat al-Quran yang dijadikan tameng sebagai terbentuknya hubungan suami istri yang hierarkis yaitu sebagai hubungan antara atasan dan bawahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran Faqihuddin Abdul Qadir dan Wahbah az-Zuhaili tentang ayat-ayat yang berkaitan dengan relasi suami istri dalam rumah tangga. Selain itu, untuk mengetahui perbedaan dan persamaan penafsiran antara keduanya. Jenis penelitian ini ialah kualitatif, dengan metode penelitian analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan library research atau studi kepustakaan dalam mengumpulkan data penelitian. Adapun pendekatan yang dilakukan dalam menyusun penelitian ini ialah pendekatan komparatif, yaitu membandingkan satu variable dengan variable yang lain untuk menemukan perbedaan dan persamaan penafsiran. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder Adapun hasil dari penelitian ini menjelaskan Pada QS. An-Nisa ayat 19 Faqihuddin menekankan relasi setara dan timbal balik, sedangkan Wahbah lebih menonjolkan tanggung jawab suami dalam memperlakukan istri dengan baik. Pada QS. Ar-Rum ayat 21 Faqihuddin menekankan kesalingan dalam memperoleh ketenangan, cinta, dan kasih sayang, sedangkan Wahbah memahaminya sebagai ketetapan alami tanpa penekanan khusus pada timbal balik. Pada QS. Al-Baqarah ayat 233 Faqihuddin menonjolkan musyawarah dan kesetaraan dalam pengambilan keputusan, sedangkan Wahbah lebih fokus terkait teknis penyusuan anak yang secara tidak eksplisit menganjurkan untuk bermusyawarah. Pada QS. Al-Baqarah ayat 187 Faqihuddin memaknai “pakaian” sebagai simbol kesalingan dan relasi setara dalam seluruh aspek, sedangkan Wahbah memahaminya sebagai kedekatan dan kebutuhan biologis secara normatif.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Studi Komparatif; Qiraah Mubadalah; Relasi Suami Istri |
| Subjects: | Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Nur Farhati |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 08:14 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 08:14 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132542 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



