Kuswandi, Yadi (2025) Analisa kritis Takhrij Hadits terkait larangan Ashabiyyah di era Kontemporer. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (126kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (239kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (180kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (153kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (230kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (339kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (210kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (488kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (103kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (87kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (352kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Analisa Kritis Takhrij Hadits Terkait Larangan Ashabiyyah di Era Kontemporer”. Fokus kajian ini adalah menganalisis hadis- hadis Nabi Muhammad SAW tentang larangan fanatisme (‘asabiyyah) dan relevansinya dalam menghadapi fenomena fanatisme modern yang dipicu oleh media sosial, radikalisasi daring, serta polarisasi politik dan agama. Permasalahan yang dikaji meliputi: bagaimana ajaran Nabi SAW mengenai anti-fanatisme, nilai- nilai Islam yang dapat meredam fanatisme, serta implementasinya dalam konteks kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis. Teknik analisis meliputi takhrij hadis, kritik sanad dan matan, interpretasi kontekstual, serta historiografi. Data diperoleh melalui studi pustaka dari kitab-kitab hadis dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi SAW dengan tegas melarang segala bentuk ‘asabiyyah karena dinilai destruktif terhadap persatuan umat, keadilan, dan toleransi. Nilai-nilai universal seperti moderasi (wasathiyyah), persaudaraan, keadilan, dan kesetaraan menjadi landasan penting untuk mengatasi fanatisme di era digital. Penelitian ini berkontribusi secara akademis dalam memperkaya studi hadis dengan analisis kontekstual terhadap fenomena sosial modern, sekaligus memberikan manfaat praktis bagi pendidikan, dakwah, dan kebijakan publik dalam mencegah radikalisasi serta memperkuat moderasi beragama. Dengan demikian, ajaran Nabi SAW tentang anti-fanatisme relevan dan urgen untuk diaplikasikan dalam membangun masyarakat yang damai, adil, dan inklusif di tengah tantangan global kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hadis; Takhrij; Ashabiyyah; Fanatisme; Era Kontemporer |
| Subjects: | Islam > Hadith Islam > Sunan Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Yadi Kuswandi |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 05:20 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 05:20 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132875 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



