Fathullah, Muhamad Zayin (2026) Konsep mustauthin menurut Ibnu Abidin dan Al - Nawawi serta implikasinya terhadap hukum qashar dan salat jumat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (226kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (401kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (170kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (408kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (576kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (164kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (511kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (171kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya mobilitas masyarakat modern akibat urbanisasi, pendidikan, dan pekerjaan yang memunculkan problematika dalam pelaksanaan ibadah shalat, khususnya shalat Jumat dan qashar. Status hukum seseorang sebagai penduduk asli (mustauthin) menjadi krusial karena berimplikasi terhadap hukum qashar dan ibadah salat Jumat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui konsep mustauthin menurut Ibnu ‘Abidin, 2) Untuk mengetahui konsep mustauthin menurut Al-Nawawi, 3) Mengetahui perbandingan konsep mustauthin antara Ibnu ‘Abidin dan Al - Nawawi serta implikasinya terhadap hukum qashar dan salat jumat. Melalui tujuan tersebut, diharapkan penelitian ini dapat memberikan solusi praktis bagi masyarakat Muslim dalam mengamalkan hukum – hukum yang terkait dengan qahsar dan salat Jumat. Kerangka berpikir penelitian ini dibangun menggunakan teori fiqh muqaran (perbandingan), teori ushul fiqh, dan teori sosiologi hukum Islam. Fiqh muqaran digunakan untuk melihat dinamika ijtihad dan titik temu antar mazhab, sedangkan teori ushul fiqh berfungsi membongkar akar perbedaan metodologis, seperti penggunaan istihsan oleh Ibnu ‘Abidin yang lebih fleksibel dibandingkan pendekatan qiyas dan tekstual nash yang rigid oleh An-Nawawi. Teori sosiologi hukum Islam digunakan untuk memahami bagaimana hukum tersebut berinteraksi, berkembang dan bekerja dalam kenyataan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analitif dengan pendekatan normatif-komparatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersumber pada data kualitatif berupa teks tertulis dari kitab-kitab klasik yang ditulis oleh para tokoh. Sumber data primer dalam kajian ini adalah kitab Radd al-Muhtar ‘ala ad-Durr al-Mukhtar karya Ibnu ‘Abidin serta kitab Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab dan Raudhatuth Thalibin karya Imam An-Nawawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Konsep mustauthin menurut Ibnu ‘Abidin merupakan individu yang tinggal di tanah kelahirannya, tempat ia berniat menetap selamanya dan tanah air asal sang istri, 2) Konsep mustauthin menurut Al - Nawawi yaitu orang yang tinggal di tempat ia berniat menetap selamanya tanpa ada niat untuk berpindah, baik pada musim panas atau musim dingin, 3) Implikasinya dalam hukum qashar salat berupa dimulainya status safar dan pada salat Jumat, Al-Nawawi mewajibkan adanya 40 jamaah mustauthin sebagai syarat sah, sedangkan Ibnu ‘Abidin lebih administratif dengan syarat minimal 3 orang jamaah di wilayah kota yang mendapatkan izin penguasa.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | tidak ada lampiran |
| Uncontrolled Keywords: | Mustauthin; Ibnu Abidin; Al - Nawawi; Qashar; Salat Jumat |
| Subjects: | Islam > Religious Ceremonial Laws and Decisions Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Fikih dari Berbagai Paham, Mahzab |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum |
| Depositing User: | Muhamad Zayin Fathullah |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 07:44 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 07:45 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133030 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



