Gunawan, Shafaa Qathrunnada (2026) Co-production pengelolaan sampah melalui program "perelek sampah" di Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (221kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (177kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (310kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (394kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (323kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (399kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (460kB) |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (214kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi darurat sampah di Kota Bandung akibat keterbatasan kapasitas TPA Sarimukti serta rendahnya perilaku pemilahan sampah di tingkat rumah tangga. Program "Perelek Sampah" di RW 04 Kelurahan Sukawarna muncul sebagai inovasi berbasis komunitas untuk mengatasi persoalan tersebut, namun pelaksanaannya diduga belum optimal pada setiap bentuk keterlibatan warga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan perwujudan co-production yang mencakup co-commissioning, co-design, co-delivery, dan co-assessment dalam program tersebut. Kerangka berpikir dalam penelitian ini menggunakan teori Co-Production (model Four Co’s) dari Loeffler (2021) yang menempatkan warga sebagai mitra aktif pemerintah dalam menghasilkan layanan publik. Teori ini didukung oleh perspektif Administrasi Publik dan Kebijakan Publik untuk memahami dinamika kolaborasi aktor di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang terdiri dari ketua komunitas, anggota komunitas, 3 warga, serta pihak kelurahan dan kecamatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah model spiral data dari Creswell dan Poth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa co-production dalam Program Perelek Sampah sudah terwujud namun belum sepenuhnya optimal. Pada aspek co-commissioning, perencanaan didominasi inisiatif komunitas dengan dukungan pemerintah yang masih bersifat fasilitatif. Co-design terwujud melalui inovasi konversi tradisi lokal menjadi sistem jemput bola, meski perancangan teknis masih bertumpu pada ketua komunitas. Co-delivery menunjukkan adanya aktivitas pemilahan rutin dan manfaat sosial, namun partisipasi warga belum merata di seluruh unit RT. Terakhir, co-assessment telah berjalan melalui pelaporan media sosial dan akuntabilitas keuangan sederhana, tetapi belum memiliki mekanisme evaluasi formal yang melibatkan seluruh warga secara sistematis.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | co-production; perelek sampah; pengelolaan sampah |
| Subjects: | Public Administration |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Shafaa Qathrunnada Gunawan |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 08:06 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 08:06 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133218 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



