Soft masculinity dalam pembentukan stereotip gender mahasiswa FISIP UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Utari, Nisrina (2026) Soft masculinity dalam pembentukan stereotip gender mahasiswa FISIP UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIASI)
KETERANGAN BEBAS PLAGIASI.pdf

Download (311kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (277kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (385kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (332kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (681kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (205kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari masih kuatnya stereotip gender yang dilekatkan pada laki-laki dan perempuan dalam masyarakat, khususnya dalam konteks maskulinitas tradisional yang cenderung kaku, dominan, dan patriarkis. Di sisi lain, muncul fenomena soft masculinity yang menawarkan bentuk maskulinitas baru yang lebih fleksibel, lembut, dan ekspresif. Namun, keberadaan konsep ini belum sepenuhnya diterima dan seringkali memunculkan stigma serta penilaian sosial tertentu di kalangan mahasiswa, terutama dalam membentuk cara pandang terhadap stereotip gender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemahaman mahasiswa FISIP UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengenai konsep soft masculinity, mengkaji bagaimana interaksi simbolik berkontribusi dalam pembentukan stereotip gender, serta mengidentifikasi dampak soft masculinity terhadap perubahan atau pergeseran stereotip gender di kalangan mahasiswa. Teori interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead menekankan bahwa makna dan identitas individu terbentuk melalui proses interaksi sosial dan penggunaan simbol. Konsep mind, self, society digunakan untuk memahami bagaimana mahasiswa memaknai soft masculinity melalui interaksi di lingkungan sosial dan media sosial, yang kemudian memengaruhi pembentukan identitas diri serta stereotip gender yang berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi terhadap mahasiswa FISIP UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memahami fenomena secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang beragam terhadap soft masculinity, namun cenderung melihatnya sebagai bentuk maskulinitas yang lebih modern dan fleksibel. Interaksi sosial, khususnya melalui media sosial, berperan besar dalam membentuk makna dan simbol baru terkait maskulinitas. Selain itu, soft masculinity terbukti berkontribusi dalam menggeser stereotip gender menjadi lebih terbuka, meskipun masih terdapat resistensi dari sebagian mahasiswa yang berpegang pada nilai maskulinitas tradisional.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: mahasiswa; soft masculinity; stereotip gender; teori interaksionisme simbolik;
Subjects: Social Interaction, Interpersonal Relations > Social Interactions between Groups
Social Groups > Gender
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Nisrina Asiyah Utari
Date Deposited: 26 Jun 2026 07:19
Last Modified: 26 Jun 2026 07:19
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133306

Actions (login required)

View Item View Item