Alia, Nayla Rahma (2026) Perubahan kehidupan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial pasca relokasi ke rusun Solokan Jeruk Kabupaten Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (124kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (185kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIASI)
3_SK bebas plagiasi.pdf Download (202kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (186kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (237kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (339kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (88kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (720kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (232kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Relokasi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ke Rusun Solokan Jeruk Kabupaten Bandung merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak. Relokasi tersebut tidak hanya mengubah kondisi tempat tinggal, tetapi juga memengaruhi kehidupan sosial, ekonomi, dan pola interaksi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi PPKS pasca relokasi ke Rusun Solokan Jeruk, menganalisis proses perubahan kehidupan yang terjadi setelah relokasi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat perubahan kehidupan PPKS pasca relokasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari sembilan penghuni rusun yang merupakan PPKS hasil relokasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori perubahan sosial Himes dan Moore yang menjelaskan perubahan melalui dimensi struktural, kultural, dan interaksional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi PPKS pasca relokasi mengalami perubahan dalam berbagai aspek kehidupan. Sebagian besar informan memandang relokasi sebagai kesempatan memperoleh hunian yang lebih layak, meskipun pada awalnya muncul perasaan bingung, khawatir, dan tidak pasti terhadap kehidupan baru yang akan dijalani. Proses perubahan kehidupan terlihat dari meningkatnya keteraturan hidup, kepatuhan terhadap aturan, perubahan kebiasaan sehari-hari, serta penyesuaian terhadap lingkungan sosial yang baru. Hubungan sosial antar penghuni tetap terjalin, meskipun tingkat keakrabannya tidak sekuat di lingkungan tempat tinggal sebelumnya. Adapun faktor penghambat perubahan kehidupan PPKS meliputi keterbatasan ekonomi, kesulitan memperoleh pekerjaan, meningkatnya biaya hidup, proses adaptasi terhadap lingkungan baru, serta penyesuaian terhadap aturan dan sistem pengawasan di rumah susun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa relokasi PPKS ke Rusun Solokan Jeruk telah membawa perubahan sosial yang mengarah pada kondisi kehidupan yang lebih tertata dan hunian yang lebih layak. Namun demikian, diperlukan dukungan berkelanjutan dalam aspek ekonomi dan sosial agar tujuan peningkatan kesejahteraan penghuni dapat tercapai secara optimal.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perubahan Kehidupan; PPKS; Relokasi |
| Subjects: | Change Social Process > Social Change |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Nayla Rahma Alia |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 07:07 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 04:23 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133321 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



