Azkiya, Ananda Zaidatul (2026) Representasi stereotip gender perempuan dalam serial Ratu-Ratu Queens. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (86kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (177kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIASI)
3_skbebasplagiasi.pdf Download (956kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (159kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (314kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (390kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (778kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (291kB) | Request a copy |
Abstract
Masalah penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena representasi gender dalam media massa, khususnya platform streaming digital, yang seringkali masih melanggengkan stereotip tertentu terhadap perempuan meskipun mengusung tema pemberdayaan. Serial Ratu-Ratu Queens menjadi objek penelitian karena menampilkan dinamika kehidupan perempuan dengan berbagai peran sosialnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentukbentuk stereotip gender perempuan direpresentasikan dalam setiap adegan dan dialog pada serial Ratu-Ratu Queens serta penelitian ini betujuan untuk memahami dan menjelaskan makna tersembunyi dibalik penggambaran karakter-karakter perempuan dalam serial guna memahami sejauh mana media digital mampu mendekonstruksi bias gender tradisional. Kerangka berpikir penelitian ini didasarkan pada Teori Representasi Stuart Hall dengan pendekatan konstuksionis, yang memandang bahwa makna stereotip dihasilkan melalui praktik encoding oleh pembuat teks melalui karakter, narasi dan visual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough untuk membedah level teks, praktik wacana dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya dialektika antara stereotip tradisional dengan narasi tandingan yang lebih progresif. Ditemukan representasi perempuan sebagai pencari nafkah utama namun tetap terjebak dalam bingkai emosional domestik, serta kemandirian yang dikonstruksi sebagai akibat dari krisis (perceraian) bukan pilihan bebas. Kesimpulannya, meskipun serial ini menghadirkan karakter multidimensional, proses encodingnya masih belum sepenuhnya terlepas dari pengaruh ideologi patriarki yang mereproduksi stereotip tradisional dalam bentuk yang lebih halus. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya kontradiksi peran, seperti karakter perempuan yang digambarkan mandiri sebagai pencari nafkah, namun tetap dibingkai oleh sifat emosional domestik yang memiliki rasa bersalah. Selain itu, ketangguhan finansial mereka tidak dikonstruksi sebagai pilihan yang bebas, melainkan sebagai wujud keterpaksaan akibat krisis keluarga dan perceraian.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Representasi; Stereotip Gender Perempuan; Serial Ratu-Ratu Queens |
| Subjects: | Sociology and Anthropology, Society |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Ananda Zaidatul Azkiya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:19 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 03:19 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133432 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



