Kurniawan, Irwan (2025) Studi analitis terhadap hadis La ‘Adwa Wa La Tiyarah Wa La Hamah: Perspektif keseimbangan antara tauhid dan sebab-akibat. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (160kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (281kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (182kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (156kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (331kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (396kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (108kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (164kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (208kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji hadis La ‘Adwa wa La Tiyarah wa La Hamah dari perspektif keseimbangan antara tauhid dan hukum sebab-akibat (sunnatullah) dalam konteks kesehatan masyarakat. Hadis ini, yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah dalam Sahih Bukhari (No. 5707), menegaskan bahwa tidak ada penularan penyakit, kesialan, atau pertanda buruk yang memiliki kekuatan mandiri tanpa izin Allah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna historis-kultural hadis, menganalisis keselarasannya dengan ilmu kedokteran modern, mengevaluasi interpretasi ulama, dan merumuskan implikasinya terhadap kebijakan kesehatan. Dengan pendekatan interdisipliner, analisis sanad menunjukkan mayoritas riwayat hadis ini sahih, kecuali riwayat Abdullah Ibn Amr Ibn al-‘Ash yang dha’if. Analisis matan mengungkap bahwa hadis ini menolak takhayul jahiliah, bukan hukum kausalitas, sebagaimana didukung oleh perintah Nabi untuk menjauhi penderita kusta (HR. Bukhari, No. 5771). Penelitian ini menyimpulkan bahwa hadis ini selaras dengan ilmu kesehatan modern dan mendorong keseimbangan antara tawakal dan ikhtiar. Implikasinya meliputi dukungan terhadap tindakan preventif seperti vaksinasi dan karantina, serta kebutuhan edukasi berbasis dalil syar’i untuk mengatasi miskonsepsi masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam kajian hadis dan praktis dalam kebijakan kesehatan Islam.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hadis, La ‘Adwa wa La Tiyarah wa La Hamah; tauhid, sebab-akibat; kesehatan masyarakat; vaksinasi; karantina |
| Subjects: | Islam > Hadith Islam > Study of Text of Hadith Islam > Sunan Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Irwan Kurniawan |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 07:04 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 07:04 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133445 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



