Putri, Salsabila Hadiana (2026) Ketahanan sosial pagyuban motor ojeg cianjur di era digital: Penelitian di PMOC Kabupaten Cianjur. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (100kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (43kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (235kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (54kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (85kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (239kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (75kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (538kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (49kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (122kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (813kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan teknologi digital melahirkan trasnportasi berbasis digital seperti ojek online. Ojek pangkalan yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung mobilitas masyarakat di tingkat lokal menghadapi tekanan yang besar yaitu penurunan jumlah penumpang, persaingan harga dan ancaman terhadap keberlangsungan. Di tengah tekanan tersebut, Paguyuban Motor Ojeg Cianjur (PMOC) mampu mempertahankan keberadaaanya dengan anggota yang cukup berkembang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis ketahanan sosial yang terbentuk dalam Paguyuban Motor Ojeg Cianjur di era digitial. Penelitian ini juga bertujuan memahami faktor yang membuat bertahan serta upaya untuk mempertahankan eksistensi Paguyuban Motor Ojeg Cianjur di era digital. Penelitian ini menggunakan teori resiliensi sosial yang dikembangkan oleh Keck dan Sakdapolrak (2013) sebagai kerangka analisis utama. Teori resiliensi sosial digunakan untuk menjelaskan paguyuban ojek yang tetap bertahan, beradaptasi dan bertransformasi di tengah persaingan dengan ojek online. Konsep modal sosial digunakan sebagai pendukung dalam menjelaskan ketahanan sosial. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi di beberapa pangkalan di wilayah Kabupaten Cianjur. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan sosial PMOC terbentuk melalui empat dimensi utama yaitu solidaritas, norma dan aturan kolektif, jaringan komunikasi koordinasi, dan kepercayaan sebagai perekat sosial. Ketahanan ini ditopang oleh faktor internal yaitu ikatan sosial yang kuat, keunggulan ojek pangkalan, serta kondisi latar belakang pengemudi, dan faktor eksternal yaitu loyalitas pelanggan serta dukungan institusi. Dalam mempertahankan eksistensinya, PMOC melakukan manajemen konflik melalui mediasi dan kesepakatan zonasi dengan ojek online, adaptasi teknologi secara bertahap melalui penggunaan WhatsApp hingga inisiatif pembentukan KOJAK, peningkatan kualitas pelayanan yang berfokus pada hubungan personal dan kepercayaan, serta penguatan solidaritas melalui kegiatan rutin yang berjalan atas dasar kesukarelaan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ketahanan Sosial; Ojek Pangkalan: Era Digital; |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations Communities > Community Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Salsabila Hadiana Putri |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 07:47 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 07:47 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133615 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



