Frianto, Dedy (2026) Peran organisasi islam dalam mendukung keberhasilan program vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat (2020–2023). Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
Cover.pdf Download (255kB) | Preview |
|
|
Text
Abstract.pdf Download (366kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pernyataan Dedy F.pdf Download (105kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar ISI.pdf Download (220kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I (2).pdf Download (562kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (421kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (310kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (300kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (241kB) | Request a copy |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (2).pdf Restricted to Registered users only Download (257kB) | Request a copy |
||
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (743kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas peran organisasi Islam, yaitu Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Persatuan Islam (Persis), dalam mendukung keberhasilan program vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat tahun 2020–2023. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan organisasi keagamaan dalam membangun legitimasi sosial dan kepercayaan publik terhadap kebijakan vaksinasi di tengah munculnya keraguan masyarakat terkait aspek kehalalan, keamanan, dan efektivitas vaksin Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk peran ketiga organisasi Islam tersebut dalam mendukung vaksinasi, mengkaji pendekatan dakwah dan edukasi kesehatan yang digunakan, serta menelaah dampaknya terhadap tingkat penerimaan masyarakat terhadap program vaksinasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif. Tahapan penelitian meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber data primer diperoleh dari fatwa keagamaan, arsip organisasi Islam, laporan pemerintah, dokumentasi program vaksinasi, serta wawancara dengan tokoh organisasi terkait. Adapun sumber sekunder berasal dari jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan tema kajian. Analisis data dilakukan melalui pendekatan historis dan tematik untuk memahami dinamika hubungan antara agama, kesehatan publik, dan kebijakan negara selama pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NU, Muhammadiyah, dan Persis memiliki peran strategis dalam menyukseskan program vaksinasi Covid-19 melalui tiga aspek utama, yaitu legitimasi keagamaan, edukasi kesehatan, dan implementasi sosial. NU memanfaatkan jaringan pesantren dan ulama untuk membangun kepercayaan masyarakat, Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) aktif dalam pelayanan kesehatan dan vaksinasi massal, sedangkan Persis menekankan pendekatan fiqh dan edukasi berbasis dalil keagamaan. Ketiga organisasi tersebut berkontribusi signifikan dalam meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap vaksinasi dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat sipil dalam menghadapi krisis kesehatan nasional.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | organisasi Islam; vaksinasi Covid-19; NU; Muhammadiyah; Persis; metode sejarah |
| Subjects: | Medicine and Health Medicine and Health > Public Healt Nursing History of Southeast Asia > History of Indonesia |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Frianto Dedy |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 04:23 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 04:23 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133714 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



