Analisis sanksi tindak pidana pengeroyokan dalam putusan NO. 167/Pid.B/2024/PN.Sbr perspektif hukum pidana Islam

Putri, Dhea Aulia (2026) Analisis sanksi tindak pidana pengeroyokan dalam putusan NO. 167/Pid.B/2024/PN.Sbr perspektif hukum pidana Islam. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (447kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (387kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarsm.pdf

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (748kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (772kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (976kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (611kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (693kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (542kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (611kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tindak pidana pengeroyokan yang menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya yang melibatkan kalangan remaja dan dipicu melalui media sosial. Salah satu kasus tersebut terdapat dalam Putusan Nomor 167/Pid.B/2024/PN. Sbr di Pengadilan Negeri Sumber, di mana terdakwa beserta rekan-rekannya melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga mengakibatkan luka. Pasal terkait dalam di atur dalam Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pertimbangan hukum yang dilakukan hakim saat membuat keputusan, serta menelaah unsur-unsur dan hukuman yang diberikan kepada pelaku berdasarkan hukum pidana Islam. Kerangka pemikiran yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Absolut (De Vergelding), Teori Relatif (Deol Theorien), Teori Gabungan, dan Teori al-Isytirak fi al-Jarimah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan putusan (case approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, serta dianalisis menggunakan metode content analysis secara kualitatif. Hasil penelitian, pertimbangan hukum hakim dalam putusan didasarkan pada pemenuhan persyaratan Pasal 170 ayat (2) butir 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yang mencakup menimbulkan kerugian serius, menggunakan kekerasan terhadap orang lain, dan dilakukan secara terbuka. Selain itu, hakim mempertimbangkan faktor yang memberatkan dan meringankan, termasuk luka parah korban, sikap sopan terdakwa, penyesalan, tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya, adanya perdamaian dengan korban, dan status terdakwa sebagai mahasiswa.. Dalam perspektif hukum pidana Islam, tindakan pengeroyokan dapat dikategorikan sebagai jarimah isytirak fi al-jarimah (penyertaan dalam tindak pidana) dan termasuk penganiayaan yang menimbulkan luka. Sanksi yang relevan pada dasarnya adalah qisas, namun karena adanya pemaafan dan perdamaian dari korban, maka sanksi dapat beralih menjadi diyat atau ta’zir. Pidana penjara 10 bulan yang dijatuhkan hakim dapat dipandang sejalan dengan konsep ta’zir, yaitu hukuman yang bersifat edukatif, preventif, dan memberi efek jera demi menjaga ketertiban masyarakat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: tidak ada lampiran
Uncontrolled Keywords: Pengeroyokan; Putusan Pengadilan; Hukum Pidana Islam
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Pidana Islam, Jinayat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Hukum Pidana Islam
Depositing User: DHEA AULIA PUTRI
Date Deposited: 03 Jul 2026 08:21
Last Modified: 03 Jul 2026 08:22
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133774

Actions (login required)

View Item View Item