Fitria, Nisa (2026) Transformasi kemandirian pangan rumah tangga melalui buruan SAE Ceria: Participatory Action Research di RW 02 Panyileukan. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (12kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (476kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISME)
3_keteranganbebasplagiarisme.pdf Download (303kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (475kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (6MB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (12MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (865kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang muncul akibat pandemi COVID-19, di mana kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengharuskan warga RW 02 Panyileukan, Kota Bandung untuk tetap berada di rumah dan membatasi aktivitas di luar. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk berpikir kreatif dalam memproduksi pangan secara mandiri sekaligus mengonsumsi pangan yang lebih higienis, sehingga secara bertahap mengurangi ketergantungan mereka terhadap pasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses transformasi kemandirian pangan rumah tangga melalui program Buruan SAE Ceria, mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong terwujudnya kemandirian pangan, serta mengetahui hasil transformasi yang dicapai setelah pelaksanaan program. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori Transformative Learning yang dikembangkan oleh Jack Mezirow. Teori ini menegaskan bahwa perubahan sosial berawal dari transformasi cara pandang dan pola pikir individu melalui proses refleksi kritis, yang kemudian mendorong terbentuknya kesadaran baru dan tindakan nyata menuju kemandirian. Metode penelitian menggunakan Participatory Action Research (PAR) yang termasuk dalam metodologi penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan melibatkan 10 informan yang terdiri atas pengurus komunitas, ketua RW, dan ibu rumah tangga. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transformasi kemandirian pangan berlangsung melalui empat tahapan PAR, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan lahan pekarangan melalui program Buruan SAE Ceria terbukti mampu mendorong perubahan pola pikir warga dari ketergantungan pasar menuju kemandirian pangan. Hasil transformasi ditandai dengan meningkatnya kemampuan rumah tangga dalam memproduksi pangan secara mandiri, mengoptimalkan sumber daya lokal, serta tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya keberlanjutan ketahanan pangan berbasis komunitas.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Transformasi, Kemandirian Pangan; Buruan SAE; Participatory Action Research |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations > Social Participation Social Process > Social Change Social Welfare, Problems and Services > Historical, Geographic, Person Treatment of Social Welfare |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Nisa Fitria |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 01:35 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 01:35 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133880 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



