Analisis yuridis terhadap penetapan anak lalki-laki dari saudara kandung perempuan yang meninggal terlebih dahulu sebagai penerima wasiat wajibah: Studi putusan nomor 285/Pdt.P/2025/PA.Sbg

Pauzi, Muhammad Salman and Nuraeni, Eneng and Sholeh, Aziz (2026) Analisis yuridis terhadap penetapan anak lalki-laki dari saudara kandung perempuan yang meninggal terlebih dahulu sebagai penerima wasiat wajibah: Studi putusan nomor 285/Pdt.P/2025/PA.Sbg. Analisis Yuridis terhadap Penetapan Anak Laki-Laki dari Saudara Kandung Perempuan yang Meninggal Terlebih Dahulu sebagai Penerima Wasiat Wajibah, 18 (1). ISSN 1978-4767 (Unpublished)

[img]
Preview
Text
9.+Fix+Muhammad+Salman+Pauzi+dkk.pdf

Download (371kB) | Preview
Official URL: https://ejournal.uimsya.ac.id/index.php/darussalam...

Abstract

INDONESIA: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar yuridis penetapan anak laki-laki dari saudara kandung perempuan yang telah meninggal terlebih dahulu sebagai penerima wasiat wajibah dalam Putusan Nomor 285/Pdt.P/2025/PA.Sbg, juga menilai kesesuaiannya dengan prinsip hukum waris Islam dan ketentuan hukum positif di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode analisis konten dengan pendekatan penelitian yuridis normatif, meliputi pendekatan perundang-undangan, yang didukung oleh analisis deskriptif terhadap pertimbangan hakim (ratio decidendi) dalam putusan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim tidak melakukan penafsiran ekstensif dalam menetapkan seluruh anak dari saudara kandung yang meninggal terlebih dahulu sebagai penerima wasiat wajibah dengan mendasarkan pada asas keadilan dan kemaslahatan guna memberikan perlindungan kepada pihak yang tidak memperoleh bagian warisan secara langsung. Kendati demikian, penetapan tersebut tidak memiliki dasar pengaturan yang eksplisit baik dalam Kompilasi Hukum Islam maupun SEMA. Sehingga berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan disparitas putusan di lingkungan peradilan agama. Oleh karena itu, diperlukan penguatan landasan normatif dan pedoman yudisial yang lebih jelas guna menjamin konsistensi penerapan hukum serta keseimbangan antara keadilan substantif dan kepastian hukum. ENGLISH: This study aims to analyze the legal basis for determining the sons of deceased siblings as recipients of wajibah wills in Decision Number 285/Pdt.P/2025/PA.Sbg, and to assess its compliance with the principles of Islamic inheritance law and positive legal provisions in Indonesia. The method used is a content analysis method with a normative juridical research approach, including a statutory approach, supported by a descriptive analysis of the judge's considerations (ratio decidendi) in the decision. The results of the study indicate that the judge did not conduct an extensive interpretation in determining all children of deceased siblings as recipients of wajibah wills based on the principles of justice and benefit in order to provide protection to parties who do not directly receive a share of the inheritance. However, this determination does not have an explicit regulatory basis in either the Compilation of Islamic Law or the SEMA. Thus, it has the potential to create legal uncertainty and disparity in decisions within the religious courts. Therefore, it is necessary to strengthen the normative basis and clearer judicial guidelines to ensure consistent application of the law and a balance between substantive justice and legal certainty.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Hukum Waris Islam; Ahli Waris Pengganti; Wasiat Wajibah
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Waris Islam, Faraid
Private Law
Private Law > Inheritance
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Al-Ahwal Al-Syakhshiyah
Depositing User: Muhammad Salman Pauzi
Date Deposited: 23 Aug 2026 01:39
Last Modified: 23 Aug 2026 01:39
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133988

Actions (login required)

View Item View Item