Avrilia, Salsabila Faisa (2026) Implementasi keputusan Dirjen Bimas no.1012 tahun 2022 tentang petunjuk pelaksanaan Bimbingan Pranikah Bagi Remaja Usia Sekolah (BRUS): Studi pada kantor urusan agama Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (125kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (134kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
suket bebas plagiarisme salsabila faisa.pdf Download (188kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (97kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab 1.pdf Download (378kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (444kB) |
||
|
Text (BAB III)
Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (202kB) |
||
|
Text (BAB IV)
Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (208kB) |
||
|
Text (BAB V)
Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (101kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (213kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (257kB) |
Abstract
Perkawinan usia dini masih menjadi permasalahan yang sering terjadi di kalangan remaja dan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, baik dari segi pendidikan, kesehatan, mental, maupun ekonomi keluarga. Untuk mencegah hal tersebut, Kementerian Agama melaksanakan program Bimbingan Pranikah bagi Remaja Usia Sekolah (BRUS) sebagai bentuk pembinaan dan edukasi kepada remaja mengenai pentingnya kesiapan dalam menikah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program Bimbingan Pranikah bagi Remaja Usia Sekolah (BRUS) di KUA Kecamatan Cariu berdasarkan Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor 1012 Tahun 2022, mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta mengetahui upaya yang dilakukan dalam mengoptimalkan program BRUS. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori maslahah mursalah dan sadd dzari’ah. Teori maslahah mursalah digunakan untuk melihat kemaslahatan program BRUS dalam memberikan pembinaan kepada remaja, sedangkan teori sadd dzari’ah digunakan sebagai upaya pencegahan terhadap dampak negatif yang dapat timbul akibat pernikahan dini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pihak KUA Kecamatan Cariu yang terlibat dalam pelaksanaan program BRUS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Bimbingan Pranikah bagi Remaja Usia Sekolah (BRUS) di KUA Kecamatan Cariu belum berjalan secara optimal sesuai dengan Keputusan Dirjen Bimas Islam No. 1012 Tahun 2022. Hal tersebut terlihat dari belum adanya fasilitator bersertifikat dalam pelaksanaan program BRUS serta belum meratanya pelaksanaan program di seluruh sekolah sasaran. Selain itu, keterlambatan pencairan anggaran menyebabkan program yang seharusnya dilaksanakan dua kali dalam satu tahun menjadi terhambat, sehingga beberapa sekolah harus menunggu hingga tahun berikutnya untuk mendapatkan pelaksanaan program BRUS. Adapun upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan persiapan kegiatan secara matang, menciptakan suasana pembelajaran yang menarik, tetap melaksanakan program secara mandiri, serta meningkatkan pemahaman penyuluh agama terhadap materi BRUS.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keputusan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam No.1012 Tahun 2022; Bimbingan Pranikah; Remaja Usia Sekolah; Kantor Urusan Agama |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan, Pernikahan menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Al-Ahwal Al-Syakhshiyah |
| Depositing User: | Salsabila Faisa Avrilia |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 02:19 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 02:20 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134107 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



