Sutantio, Heri (2026) Respon menghadapi hoaks: Penafsiran surah Yusuf perspektif teori duoble movement Fazlur Rahman. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
cover.pdf Download (121kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (130kB) | Preview |
|
|
Text
Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (206kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab I.pdf Download (424kB) | Preview |
|
|
Text
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (433kB) |
||
|
Text
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (351kB) |
||
|
Text
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (718kB) |
||
|
Text
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (195kB) |
||
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (166kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin masifnya penyebaran hoaks di era digital yang mengancam tatanan sosial dan moral masyarakat, khususnya umat Muslim Indonesia. Permasalahan penelitian ini mencakup bagaimana bentuk-bentuk hoaks yang dihadapi Nabi Yusuf as dalam Surah Yusuf, dan bagaimana teori Double Movement Fazlur Rahman digunakan untuk menggali nilai-nilai etis dari kisah tersebut guna diterapkan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi hoaks dalam Surah Yusuf, mengekstrak prinsip-prinsip universal dari keteladanan Nabi Yusuf as, serta membangun model ketahanan digital yang bersumber dari nilai-nilai Qur'ani. Kerangka berpikir dalam penelitian ini didasarkan pada teori hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman, yang terdiri dari dua gerakan analisis: gerakan pertama memahami teks dalam konteks historis pewahyuan, dan gerakan kedua mengkontekstualisasikan prinsip-prinsip universal yang ditemukan ke dalam realitas kehidupan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap sumber primer dan sekunder, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif-hermeneutis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nabi Yusuf as menghadapi tiga tipologi hoaks yang berbeda, yaitu familial hoax berupa konspirasi berlapis dari saudara-saudaranya kepada Nabi Ya'qub as (QS. Yusuf: 16-18), character assassination berupa fitnah seksual yang direkayasa oleh Zulaikha (QS. Yusuf: 25-26), dan judicial hoax berupa pemenjaraan yang dijatuhkan oleh institusi kekuasaan yang secara sadar mengabaikan kebenaran (QS. Yusuf: 35). Melalui dua gerakan Double Movement, dari ketiga tipologi tersebut berhasil diekstrak sistem nilai etis yang kohesif, yakni tabayyun dan shabr sebagai prinsip penerimaan informasi, 'iffah, syaja'ah, dan keadilan epistemis sebagai prinsip respons terhadap fitnah, serta shabr, keadilan prosedural, dan 'afw sebagai prinsip pemulihan. Perbedaan antara ketiga tipologi terletak pada sumber, mekanisme, dan tingkat bahaya hoaks yang dihadapi, namun seluruhnya membuktikan bahwa pola manipulasi informasi dalam kisah Nabi Yusuf as memiliki struktur yang identik dengan fenomena hoaks digital yang terjadi saat ini.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | tidak ada lampiran |
| Uncontrolled Keywords: | Surah Yusuf; Double Movement; hoaks digital |
| Subjects: | Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Heri Sutantio |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 02:56 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 02:59 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134171 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



