Suharno, Chandra Dimuka Wewenang Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kinerja KPK dalam melaksanakan tugas dan wewenang berdasarkan Undang-Undang nomor 19 tahun 2019 dalam perspektif siyasah dusturiyah. QANUN: Journal of islamic Laws and Studiens, Vol. 4 (No. 4). pp. 1719-1735. ISSN 29644690
|
Text
CHANDRA DIMUKA SUHARNO 1223030023 HTN A JURNAL.pdf Download (345kB) | Preview |
Abstract
Pembentukan Dewan Pengawas KPK melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 dimaksudkan untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan akuntabilitas lembaga antikorupsi. Namun, kewenangan Dewan Pengawas yang luas, khususnya dalam pemberian izin penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan, menimbulkan persoalan terhadap independensi dan efektivitas kinerja KPK. Penelitian ini menganalisis kedudukan Dewan Pengawas dari perspektif hukum tata negara dan siyāsah dustūriyyah. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kewenangan Dewan Pengawas berpotensi menimbulkan intervensi dan tidak sepenuhnya sejalan dengan prinsip kemaslahatan dan pengawasan ideal.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dewan Pengawas KPK; independensi; siyāsah dustūriyyah; pengawasan; pemberantasan korupsi |
| Subjects: | Constitutional and Administrative Law Constitutional and Administrative Law > Basic Instrument of Indonesia Constitutional and Administrative Law > Revision and Amandement |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Hukum Ketatanegaraan dan Politik Islam (Siyasah) |
| Depositing User: | Chandra Dimuka Suharno |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 04:31 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 06:25 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134180 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



