Damayanti, Desri (2026) Strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal melalui pengembangan desa wisata: Asset-Based Community Development di Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (171kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstark.pdf Download (120kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PUSTAKA)
Keterangan Bebas Pustaka.pdf Download (0B) |
||
|
Text
Keterangan Bebas Pustaka.pdf Download (184kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (129kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab 1.pdf Download (238kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (361kB) |
||
|
Text (BAB III)
Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (462kB) |
||
|
Text (BAB IV)
Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (162kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (164kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Desa Kiangroke memiliki potensi lokal yang besar dalam pengembangan desa wisata berbasis sumber daya alam, sosial, dan ekonomi kreatif yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meskipun potensi tersebut mulai berkembang dan melibatkan partisipasi masyarakat, pengelolaannya masih memerlukan strategi pemberdayaan yang tepat agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan individu dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan struktural dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, serta hasil dan dampak penerapan metode Asset Based Community Development (ABCD) dalam pengembangan desa wisata di Desa Kiangroke. Penelitian ini menggunakan teori pemberdayaan masyarakat menurut Edi Suharto (2005) yang menekankan pada peningkatan akses terhadap sumber daya, kemampuan dalam pengambilan keputusan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. Strategi pemberdayaan dianalisis melalui dua pendekatan utama, yaitu penguatan individu (people-centered empowerment) dan penguatan struktural (structural empowerment) yang saling melengkapi dalam mendorong kemandirian masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Asset-Based Community Development (ABCD). Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, studi dokumentasi, serta Focus Group Discussion (FGD). Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan individu dilakukan melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, serta keterlibatan langsung masyarakat dalam aktivitas desa wisata yang berdampak pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri masyarakat. Penguatan struktural ditunjukkan melalui peran pemerintah desa dalam penyusunan kebijakan, penyediaan fasilitas, serta penguatan kelembagaan melalui BUMDes dan kerja sama dengan pihak eksternal. Sementara itu, penerapan metode Asset-Based Community Development (ABCD) memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya peluang usaha, peningkatan pendapatan, serta meningkatnya partisipasi dan solidaritas sosial masyarakat dalam pengembangan desa wisata.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat; Desa Wisata; Potensi Loka;, Asset-Based Community Development (ABCD) |
| Subjects: | Communities |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Desri Damayanti |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 02:10 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 02:10 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134527 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



