Pangestuti, Alvika and Saebani, Beni and Sutiana, Yana (2026) Tinjauan Siyasah Idariyah tentang potensi sistem Big Data dalam menguatkan akuntabilitas pengelolaan Zakat di Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 8 (4). ISSN 2655-0865 (Unpublished)
|
Text
draft artikel skripsi.pdf Download (351kB) | Preview |
Abstract
ENGLISH : A Big Data system involves the management of large-scale data that is integrated with diverse data types and continues to grow by the minute. This system serves as a foundation for decision-making and helps minimize human error. This study aims to analyze the potential of Big Data in Zakat Management at BAZNAS West Java Province to determine whether it adheres to the principles of good public governance according to Siyasah Idariyah or not. Using an empirical legal method, data was collected through interviews and observations with department heads and staff. The findings indicate that BAZNAS West Java has a strong legal foundation; however, the current digital system is not yet optimal for data processing due to integration challenges, technological capacity limitations, and data quality issues that require improvement. From a Siyasah Idariyah perspective, zakat management at BAZNAS West Java already meets the principles of amanah, ‘adalah, and mas’uliyyah regarding information transparency. This study concludes that there is a need to strengthen technological infrastructure, enhance human resource expertise in data analysis and engineering, and adapt policies regarding digital data governance. INDONESIA : Sistem Big Data merupakan pengelolaan data skala besar yang terintegrasi dengan jenis data beragam dan terus bertambah tiap menitnya. Sistem ini berguna untuk dasar pengambilan keputusan dan meminimalisir kesalahan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi Big Data dalam pengelolaan zakat di BAZNAS Provinsi Jawa Barat apakah memenuhi prinsip tata kelola publik yang baik menurut Siyasah Idariyah atau sebaliknya. Dengan metode yuridis empiris, data didapatkan melalui wawancara dan observasi dengan kepala departemen dan pegawai. Temuan penelitian menunjukan BAZNAS Jawa Barat telah mempunyai dasar hukum yang kuat, namun sistem digital saat ini masih belum optimal dalam mengolah data karena kendala integrasi, kapasitas teknologi, serta kualitas data yang perlu ditingkatkan. Dari tinjauan Siyasah Idariyah, pengelolaan zakat di BAZNAS Jawa Barat sudah memenuhi prinsip amanah, ‘adalah, dan mas’uliyyah dalam keterbukaan informasi. Penelitian ini menyimpulkan perlunya penguatan infrastruktur teknologi, keahlian SDM bidang analisis dan rekayasa data, serta adaptasi kebijakan mengenai tata kelola data digital.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Siyasah Idariyah; Big Data; Zakat; BAZNAS West Java Province |
| Subjects: | Indonesia Constitutional and Administrative Law Public Administration > Public Administration in Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Hukum Ketatanegaraan dan Politik Islam (Siyasah) |
| Depositing User: | Alvika Pangestuti |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 02:54 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 02:54 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134621 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



