Salsabila, Syifa (2026) Praktik air doa sebagai simbol penyembuhan: Studi kasus pengobatan berbasis kepercayaan di Kawasan Caringin Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
01_Cover.pdf Download (186kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
02_Abstrak.pdf Download (126kB) | Preview |
|
|
Text (SURAT KETERANGAN LULUS PLAGIARISME)
1221020078 Syifa Salsabila - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme (1).pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
03_Daftar_Isi.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
04_BAB_I.pdf Download (343kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
05_BAB_II.pdf Restricted to Registered users only Download (311kB) |
||
|
Text (BAB III)
06_BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
||
|
Text (BAB IV)
07_BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (928kB) |
||
|
Text (BAB V)
08_BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Download (165kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
09_Daftar_Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10_Lampiran (13).pdf Download (366kB) | Preview |
Abstract
Perkembangan masyarakat urban yang semakin mengandalkan layanan medis modern tidak sepenuhnya menghilangkan praktik penyembuhan berbasis kepercayaan. Di kawasan Caringin, Kota Bandung, penggunaan air doa masih bertahan sebagai ikhtiar spiritual yang berdampingan dengan pengobatan medis. Air yang didoakan dipahami bukan sekadar benda material, tetapi sebagai medium religius yang memuat harapan, ketenangan, perlindungan, dan keyakinan kepada Allah Swt. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik air doa sebagai bentuk penyembuhan berbasis kepercayaan, makna simboliknya bagi masyarakat, serta pengaruh keyakinan pengguna terhadap persepsi efektivitas air doa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Kerangka teori yang digunakan meliputi teori simbol Clifford Geertz, konsep embodiment Thomas Csordas, dan konsep kebudayaan Koentjaraningrat. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur dengan satu praktisi dan sepuluh pengguna air doa, serta dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif-analitis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik air doa dilakukan melalui tahapan sederhana, yaitu pengguna mengalami keluhan fisik atau batin, memperoleh saran dari keluarga atau lingkungan sosial, menyiapkan air, meminta doa kepada Pak Abdul, lalu menggunakan air tersebut dengan cara diminum, diusapkan, dibasuhkan, atau dibalurkan. Pembahasan menunjukkan bahwa air doa dimaknai sebagai simbol keberkahan, harapan, ketenangan, perlindungan, dan perantara ikhtiar spiritual. Persepsi efektivitasnya terbentuk secara subjektif melalui pengalaman tubuh, suasana batin, dukungan sosial, dan keyakinan kepada Allah Swt. Kesimpulannya, praktik air doa di Caringin merupakan praktik sosial keagamaan yang menghubungkan simbol, tubuh, keyakinan, dan budaya lokal. Penelitian ini merekomendasikan agar air doa ditempatkan sebagai pelengkap ikhtiar medis. Penelitian selanjutnya dapat memperluas wilayah kajian serta melibatkan tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan keluarga pengguna air doa.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Air Doa; Simbol Penyembuhan; Kepercayaan; Caringin; Antropologi Agama |
| Subjects: | Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama |
| Depositing User: | syifa salsabila |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 07:53 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 08:26 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134854 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



