Yudhistira, Febrian (2026) Analisis perbandingan keakuratan model CAPM dan APT dalam memprediksi return saham pada sektor industrials periode 2020-2024. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (126kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (165kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (154kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (198kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (276kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (787kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (513kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (154kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (164kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (727kB) | Request a copy |
Abstract
Pertumbuhan investasi saham di pasar modal menawarkan potensi keuntungan yang selalu diikuti dengan eksposur risiko yang signifikan. Untuk memitigasi risiko kerugian, investor memerlukan model untuk mengestimasi tingkat pengembalian yang wajar. Capital Asset Pricing Model (CAPM) mengasumsikan imbal hasil hanya dipengaruhi oleh risiko pasar dan Arbitrage Pricing Theory (APT) yang mengasumsikan return saham juga dipengaruhi oleh faktor makro ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan signifikan dan mengidentifikasi model mana yang memiliki tingkat akurasi lebih tinggi antara CAPM dan APT dalam memprediksi return saham pada perusahaan sektor Industrials di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Populasi penelitian mencakup 46 perusahaan di sektor Industrials, di mana 13 perusahaan di antaranya dipilih sebagai sampel akhir menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Variabel yang dianalisis mencakup pergerakan nilai tukar, inflasi, suku bunga acuan (BI7DRR), pergerakan pasar (IHSG), dan return aset bebas risiko. Tingkat keakuratan masing-masing model diukur menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD). Karena data dari nilai MAD APT tidak berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk, pengujian hipotesis beralih menggunakan statistik non-parametrik yaitu Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil pengujian Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,033 < 0,05, yang membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keakuratan CAPM dan model APT dalam memprediksi return saham. Berdasarkan analisis tingkat akurasi, perbandingan nilai rata-rata MAD menunjukkan bahwa model CAPM memiliki nilai penyimpangan sebesar 0,0678 lebih kecil dibandingkan nilai rata-rata MAD model APT sebesar 0,0732. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa CAPM terbukti lebih akurat dibandingkan dengan model APT dalam memprediksikan return saham perusahaan sektor Industrials periode 2020-2024.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Capital Assets Pricing Model (CAPM); Arbitrase Pricing Theory (APT); Expected Return; Model Prediksi |
| Subjects: | Financial Economics, Finance > Investment General Management > Financial Management General Management > Management of Investment, Capitalization |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Manajemen |
| Depositing User: | Febrian Yudhistira |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 07:31 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 07:31 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135237 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



