Analisis pengaruh Belanja Pemerintah Daerah pada Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam perspektif Maqashid Syari’ah di Kepulauan Madura tahun 2015-2024

Mabrurah, Mubrikatul (2026) Analisis pengaruh Belanja Pemerintah Daerah pada Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam perspektif Maqashid Syari’ah di Kepulauan Madura tahun 2015-2024. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati.

[img]
Preview
Text
1_Cover.pdf

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_Abstrak.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_SK Bebas Plagiarism.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_Daftar Isi.pdf

Download (385kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_Bab 1.pdf

Download (802kB) | Preview
[img] Text
6_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (547kB) | Request a copy
[img] Text
7_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (195kB) | Request a copy
[img] Text
8_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (466kB) | Request a copy
[img] Text
9_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB) | Request a copy
[img] Text
10_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB) | Request a copy

Abstract

Pembangunan manusia merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat melalui dimensi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak yang direpresentasikan dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Meskipun IPM Provinsi Jawa Timur terus mengalami peningkatan, wilayah Kepulauan Madura yang meliputi Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep masih menunjukkan capaian yang relatif lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan kapasitas fiskal daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) belum sepenuhnya mampu mendorong peningkatan kualitas pembangunan manusia secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja infrastruktur, belanja pendidikan, dan belanja kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kepulauan Madura serta mengkaji hasilnya dalam perspektif Maqāṣid al-Syarī'ah menurut Jasser Auda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan realisasi belanja daerah perfungsi dan data IPM pada empat kabupaten di Pulau Madura selama periode 2015–2024. Landasan teoritis penelitian mengacu pada Human Development Theory yang dikembangkan oleh Amartya Sen dan United Nations Development Programme, serta diperkuat dengan perspektif Maqāṣid al-Syarī'ah Jasser Auda melalui pendekatan sistem (systems approach). Hasil analisis regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model menunjukkan bahwa secara parsial belanja infrastruktur berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM, belanja pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, sedangkan belanja kesehatan tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap IPM. Nilai Adjusted R² sebesar 0,609815 menunjukkan bahwa sekitar 60,98% variasi IPM di Kepulauan Madura mampu dijelaskan oleh belanja infrastruktur, belanja pendidikan, dan belanja kesehatan, sedangkan 39,02% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Di antara ketiga variabel tersebut, belanja pendidikan merupakan variabel yang memberikan pengaruh paling dominan terhadap peningkatan IPM. Dalam perspektif Maqāṣid al-Syarī'ah Jasser Auda, hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas belanja daerah tidak hanya diukur dari besarnya alokasi anggaran, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu menghasilkan kemaslahatan secara sistemik. Belanja pendidikan merupakan sektor yang paling mencerminkan tujuan pengembangan kapasitas manusia (human development) melalui perlindungan akal (ḥifẓ al-'aql). Sementara itu, belanja kesehatan yang berkaitan dengan ḥifẓ an-nafs serta belanja infrastruktur yang mendukung ḥifẓ al-māl belum sepenuhnya memberikan dampak optimal terhadap peningkatan kualitas pembangunan manusia karena masih dipengaruhi oleh efektivitas implementasi, pemerataan layanan, dan karakteristik wilayah kepulauan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menawarkan suatu konsep yang disebut Model Pembangunan Manusia Berbasis Integrasi Maqāṣid al-Syarī'ah dalam Belanja Daerah. Model ini menekankan bahwa peningkatan kualitas pembangunan manusia memerlukan sinergi antara belanja infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan dalam satu kerangka kebijakan yang berorientasi pada kemaslahatan, pembangunan manusia, dan keberlanjutan, sehingga pengelolaan belanja daerah tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga pada pencapaian tujuan pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Belanja Pendidikan; Belanja Kesehatan; Belanja Infrastruktur; IPM; Maqāṣid al-Syarī„ah; Madura.
Subjects: Accounting > Financial Reporting
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ekonomi Islam
Depositing User: Mufrihatul Mabrurah Mubrikatul
Date Deposited: 14 Jul 2026 06:50
Last Modified: 14 Jul 2026 06:50
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135493

Actions (login required)

View Item View Item