Ridwannur, Bakti (2026) Rancang bangun media dakwah berbasis Artificial Intelligence pada aplikasi Disa (Daarussyifa Islamic Super App) Majelis Ta'lim dan Dzikir Daarussyifa: Studi Kasus pada aplikasi DISA Majelis Ta’lim dan Dzikir Daarussyifa Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (254kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (257kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (230kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (303kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (544kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (367kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (161kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Majelis Ta’lim dan Dzikir Daarussyifa menghadapi kesenjangan antara tingginya kebutuhan jamaah akan konsultasi muamalah khususnya perhitungan waris (faraidh) yang memerlukan akurasi dan privasi tinggi dengan keterbatasan ketersediaan asatidz. Proses pembelajaran dan konsultasi yang selama ini berlangsung secara tatap muka dalam pengajian rutin memiliki keterbatasan signifikan dari sisi waktu, jangkauan, maupun privasi. Kondisi ini mendorong perancangan aplikasi DISA (Daarussyifa Islamic Super App) sebagai purwarupa media dakwah digital yang mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk fitur konsultasi syariah (AI Chat Dakwah Muamalah) dan komputasi fiqih (Inheritance Calculator). Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek Digitalisasi, Interaktivitas, dan Virtualitas dalam rancang bangun aplikasi DISA. Kerangka teori yang digunakan adalah New media Theory Martin Lister et al. (2009), dibatasi pada tiga dimensi yang paling relevan dengan fitur utama aplikasi. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap empat informan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, pada dimensi digitalisasi, aplikasi DISA berhasil mentransformasi medium dakwah dari tatap muka konvensional menuju platform digital mandiri yang dapat diakses kapan saja, mendorong perubahan perilaku jamaah dari pasif menunggu ceramah menjadi aktif dan mandiri dalam mencari pemahaman keagamaan, serta memperluas jangkauan layanan dakwah secara inklusif tanpa batas jarak dan waktu. Kedua, pada dimensi interaktivitas, fitur AI Chat berhasil mengubah posisi jamaah dari penerima pesan pasif menjadi partisipan aktif yang dapat mengajukan pertanyaan muamalah secara mandiri, personal, dan berkelanjutan, dengan kualitas dialog yang memenuhi prinsip qaulan balighan dan berfungsi komplementer terhadap tradisi tanya-jawab langsung bersama asatidz. Ketiga, pada dimensi virtualitas, aplikasi DISA berhasil berfungsi sebagai ruang majelis alternatif yang menghadirkan identitas khas Majelis Ta’lim dan Dzikir Daarussyifa dalam ekosistem digital, sekaligus memperkuat keterikatan sosial-keagamaan jamaah secara berkelanjutan sebagai medium ukhuwah Islamiyah digital.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rancang Bangun Media Dakwah; Artificial Intelligence; New media; Aplikasi DISA; Majelis Ta’lim |
| Subjects: | Islam > Da'wah Islam Umum > Islam dan Ilmu Terapan, Islam dan Teknologi Computer Arts, Digital Arts |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Bakti Ridwan Nur |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 04:19 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 04:19 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135668 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



