Fitria, Silvy (2026) Pemberdayaan masyarakat melalui pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkotika: Participatory action research, pada bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (327kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (186kB) | Preview |
|
|
Text (Hasil Cek Plagiat)
HASIL CEK PLAGIAT.pdf Download (174kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (285kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (364kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (373kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (384kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (202kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penanganan masalah narkoba tidak hanya dilakukan dengan cara penindakan hukum, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan secara khusus oleh Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) di BNNP Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pelaksanaan program tersebut, mulai dari pemberian penyuluhan atau edukasi tentang bahaya narkoba, kegiatan deteksi dini melalui tes urine dengan pendekatan yang humanis, hingga pelatihan keterampilan hidup (life skill) yang ditujukan khusus bagi kawasan rawan narkoba, serta melihat apa saja faktor yang membantu dan menghambat jalannya kegiatan ini. Penelitian ini menggunakan metode dengan analisis kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung di lapangan, wawancara dengan petugas dan masyarakat, serta mempelajari dokumen-dokumen resmi. Teori yang digunakan adalah teori pemberdayaan dari Jim Ife yang menyatakan bahwa agar masyarakat bisa berkembang dan mandiri, harus terpenuhi empat unsur utama yaitu adanya kesempatan yang luas, ketersediaan sumber daya yang cukup, adanya kewenangan untuk mengatur potensi, serta penguatan kapasitas atau kemampuan masyarakat itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program yang dijalankan oleh Bidang Pencegahan dan pemberdayaan Masyarakat berjalan dengan tepat dan memberikan hasil positif. Melalui penyuluhan, masyarakat menjadi lebih paham dan sadar akan bahaya narkoba. Melalui tes urine yang dilakukan secara tidak menghukum dan tetap menjaga martabat. Masyarakat berpartisipasi aktif dalam pemeriksaan kesehatan. Selain itu, program pelatihan keterampilan (life skill) yang diberikan kepada masyarakat di kawasan rawan narkoba berhasil mengubah waktu luang menjadi kegiatan produktif, yang bernilai ekonomi. Namun, dalam pelaksanaannya masih ada kendala keterbatasan dana dan wilayah kerja yang sangat luas, sehingga perlu upaya lebih agar program ini bisa terus berjalan dan bermanfaat untuk jangka panjang. Berdasarkan hasil tersebut, dukungan dana dan kerja sama dengan berbagai pihak harus ditingkatkan supaya manfaat program bisa dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pemberdayaan masyarakat; pencegahan; deteksi dini; pelatihan keterampilan (Life skill); Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat, participatory action research (PAR). |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations > Social Participation |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Silvy Lutfiani Fitria |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 08:15 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 08:23 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135984 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



