Mumtazah, Salwa (2026) Pembinaan kemandirian melalui program OMSK (Orientasi, Mobilitas, dan Sosial Komunikasi) berbasis nilai-nilai Islam dalam membentuk Life Skills santri Tunanetra. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1. Cover.pdf Download (50kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. Abstrak.pdf Download (199kB) | Preview |
|
|
Text (TURNITIN)
Turnitin.pdf Download (62kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. Daftar Isi.pdf Download (576kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab I.pdf Download (520kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (445kB) |
||
|
Text (BAB III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (541kB) |
||
|
Text (BAB IV)
bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustka .pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran .pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan kemandirian bagi santri tunanetra dalam menghadapi keterbatasan penglihatan serta menjalani kehidupan sehari-hari secara mandiri. Santri tunanetra tidak hanya membutuhkan kemampuan orientasi dan mobilitas, tetapi juga kemampuan sosial, komunikasi, serta penguatan spiritual agar mampu beradaptasi dengan lingkungan pesantren dan masyarakat. Program Orientasi, Mobilitas, dan Sosial Komunikasi (OMSK) menjadi salah satu upaya pembinaan yang diterapkan di SKH-IT Yarfin dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti sabar, ikhtiar, ikhlas, dan tanggung jawab dalam proses pembelajaran dan kehidupan pesantren guna membentuk kemandirian dan life skills santri tunanetra secara holistik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan program OMSK berbasis nilai-nilai Islam dalam pembinaan kemandirian santri tunanetra serta mengetahui hasil pembinaan tersebut dalam membentuk life skills santri tunanetra di SKH-IT Yarfin Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan teori kemandirian Laurence Steinberg yang meliputi emotional autonomy, behavioral autonomy, dan value autonomy, serta teori Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow yang berfokus pada aktualisasi diri dalam pembentukan life skills santri tunanetra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan analisis dokumen. Informan penelitian terdiri dari santri tunanetra, guru, dan pihak lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program OMSK berbasis nilai-nilai Islam di SKH-IT Yarfin dilaksanakan melalui pembiasaan, pendampingan, keteladanan, dan praktik langsung dalam aktivitas sekolah maupun pesantren. Program ini mampu membentuk kemampuan orientasi, mobilitas, sosial, dan komunikasi santri tunanetra serta mengembangkan emotional autonomy, behavioral autonomy, dan value autonomy. Selain itu, pembinaan juga membentuk life skills pada aspek personal, sosial, vokasional, dan spiritual, seperti meningkatnya rasa percaya diri, kemampuan beradaptasi, keterampilan vokasional, kerja sama, serta kesadaran beribadah dalam kehidupan sehari-hari.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kemandirian; OMSK; Nilai-nilai Islam; Teori Hirearki Kebutuhan; Life Skills; Tunanetra |
| Subjects: | Islam Umum > Islam dan Ilmu Sosial Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Salwa Mumtazah |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 02:20 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 02:20 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136068 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



