Maharani, Meuthia Putri (2026) Hubungan pemenuhan Nafkah Lahir Batin dengan keberhasilan proses Konseling pada Perkara Perceraian di Kota Bandung : Penelitian di Pengadilan Agama Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati.
|
Text
Cover.pdf Download (196kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (214kB) | Preview |
|
|
Text
Hasil Plagiasi.pdf Download (297kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (191kB) | Preview |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (431kB) | Preview |
|
|
Text
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (404kB) |
||
|
Text
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (504kB) |
||
|
Text
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (167kB) |
||
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) |
||
|
Text
Lampiran (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya konflik rumah tangga yang dipengaruhi oleh kurangnya pemenuhan nafkah lahir dan batin sehingga berdampak pada proses mediasi perceraian di Pengadilan Agama Kota Bandung. Pemenuhan nafkah lahir berkaitan dengan kebutuhan material seperti ekonomi, pangan, sandang, dan papan, sedangkan nafkah batin berkaitan dengan kebutuhan emosional seperti perhatian, kasih sayang, komunikasi, dan dukungan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemenuhan nafkah lahir dan batin dengan keberhasilan proses konseling pada mediasi perceraian ditinjau dari aspek psikologis. Penelitian ini didasari teori dari Abraham Maslow dan John Bowlby yang merupakan teori hierarki kebutuhan dan teori attachment, teori ini mengemukakan bahwa manusia memiliki kebutuhan yang tersusun secara berjenjang (hierarki), di mana pemenuhan kebutuhan pada tingkat yang lebih rendah menjadi dasar bagi pemenuhan kebutuhan pada tingkat yang lebih tinggi dan juga menjelaskan pentingnya ikatan emosional antara individu dengan orang lain, terutama dalam hubungan yang bersifat dekat seperti hubungan antara orang tua dan anak maupun hubungan pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 22 responden yang merupakan pihak berperkara perceraian di Pengadilan Agama Kota Bandung. Instrumen penelitian terdiri dari 38 butir pernyataan dan telah dinyatakan valid serta reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,929. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi Pearson, dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemenuhan nafkah lahir dan batin dengan keberhasilan proses konseling pada mediasi perceraian. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji korelasi Pearson yang memperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,821 dengan nilai signifikansi < 0,001, sehingga hubungan kedua variabel berada pada kategori sangat kuat dan positif. Selain itu, hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,673, yang berarti pemenuhan nafkah lahir dan batin memberikan pengaruh sebesar 67,3% terhadap keberhasilan proses konseling mediasi, sedangkan sisanya sebesar 32,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nafkah Lahir; Nafkah Batin; Konseling; Mediasi Perceraian; Bimbingan dan Konseling Islam. |
| Subjects: | Applied Psychology > Counseling and Interviewing Social Welfare, Problems and Services > Marriage Counseling |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Meuthia Putri Maharani |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 08:33 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 08:33 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136172 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



