Estetika Irama dan Etika dalam Syi’ir Ber-Qafiyah Lam karya Harits Al-Makhzumi: Analisis Arudh dan Qawafi

Rahman, Syifa Nurhaliza (2026) Estetika Irama dan Etika dalam Syi’ir Ber-Qafiyah Lam karya Harits Al-Makhzumi: Analisis Arudh dan Qawafi. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 6 (1). pp. 237-251. ISSN 2809-238X

[img]
Preview
Text
Jurnal jbsi terbit.pdf

Download (403kB) | Preview
Official URL: https://jurnal.itscience.org/index.php/jbsi/articl...

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap unsur estetika irama dan etika yang terkandung dalam syi’ir ber-qafiyah lam karya Harits Al-Makhzumi melalui pendekatan ilmu arudh dan qawafi. Fokus kajian ini mencakup identifikasi pola arudh dan qawafi yang digunakan penyair, serta nilai-nilai akhlak yang terkandung didalamnya. Kajian ini berangkat dari pandangan bahwa syi’ir tidak hanya memuat keindahan struktur bunyi saja, tetapi juga terkandung etika yang merefleksikan nilai-nilai akhlak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif analitik, dengan memadukan pendekatan ilmu arudh (ritme) dan qawafi (rima) dalam menganalisis pola syi'ir, serta pendekatan etika menurut Ibnu Miskawaih untuk mengungkap nilai-nilai akhlak dalam karya sastra. Pendekatan ini dipilih karena penelitian bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam estetika irama (bentuk arudh dan qafiyah) dan etika yang terkandung dalam syi’ir ber-qafiyah lam karya Harits Al-Makhzumi. Data penelitian ini diperoleh dari teks diwan Harits Al-Makhzumi melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teori arudh dan qawafi, juga etika menurut Ibnu Miskawaih untuk menafsirkan nilai akhlak yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syi'ir berqafiyah lam karya Harits Al-Makhzumi menggunakan 5 macam bahar yaitu: towil, basith, romal, kamil tam dan khofif dengan variasi zihaf dan illat yang berbeda, serta bentuk qafiyah yang terdapat di akhir bait syi'ir. Dari aspek etika, ditemukan 4 nilai akhlak menurut Ibnu Miskawaih yaitu hikmah (kebijaksanaan), syaja’ah (keberanian), ‘ifah (Menahan diri), dan ‘adalah (adil). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sastra Arab. Khususnya memadukan estetika irama dan etika dalam syi’ir.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Arudh; estetika irama; etika; qawafi; syi’ir
Subjects: Applied Linguistics
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Syifa Nurhaliza Rahman
Date Deposited: 21 Jul 2026 07:24
Last Modified: 21 Jul 2026 07:24
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136433

Actions (login required)

View Item View Item