Aktivitas mengikuti kegiatan semalam bersama adab dan al-qur'an (sabaqa) hubungannya dengan kedisiplinan beribadah : Penelitian korelasional terhadap santri mu’allimin pesantren persis 27 situ aksan Kota Bandung

Rachim, Intan Frima (2026) Aktivitas mengikuti kegiatan semalam bersama adab dan al-qur'an (sabaqa) hubungannya dengan kedisiplinan beribadah : Penelitian korelasional terhadap santri mu’allimin pesantren persis 27 situ aksan Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (613kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN KARYA (2).pdf

Download (546kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (564kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (876kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN (64).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya perbedaan tingkat kedisiplinan beribadah pada santri Mu’allimin Pesantren Persis 27 Situ Aksan Kota Bandung. Meskipun pesantren telah menyelenggarakan berbagai program pembinaan keagamaan, masih ditemukan santri yang kurang konsisten dalam melaksanakan ibadah secara tepat waktu dan berkesinambungan. Salah satu program pembinaan yang dilaksanakan adalah kegiatan Semalam Bersama Adab dan Al-Qur’an (SABAQA), yaitu kegiatan yang berisi kajian Al-Qur’an dan adab serta qiyamul lail satu juz. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas mengikuti kegiatan SABAQA dengan kedisiplinan beribadah santri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:(1) realitas aktivitas santri Mu’allimin mengikuti kegiatan SABAQA di Pesantren Persis 27 Situ Aksan Kota Bandung; (2) realitas tingkat kedisiplinan beribadah santri Mu’allimin di Pesantren Persis 27 Situ Aksan Kota Bandung; dan (3) hubungan antara aktivitas mengikuti kegiatan SABAQA dengan kedisiplinan beribadah santri Mu’allimin di Pesantren Persis 27 Situ Aksan Kota Bandung. Penelitian ini didasarkan pada pemikiran bahwa aktivitas santri dalam mengikuti kegiatan SABAQA berhubungan dengan kedisiplinan beribadah. Melalui kajian Al-Qur’an, adab, dan qiyamul lail, santri dibiasakan untuk melaksanakan ibadah secara teratur. Berdasarkan teori B.F. Skinner mengenai operant conditioning yang menjelaskan bahwa perilaku dapat dibentuk melalui proses pembiasaan dan penguatan (reinforcement) sehingga membentuk perilaku disiplin. Berdasarkan kerangka pemikiran tersebut, hipotesis penelitian ini adalah terdapat hubungan positif signifikan antara aktivitas mengikuti kegiatan SABAQA dengan kedisiplinan beribadah santri.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Data dikumpulkan melalui angket dan didukung oleh data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Populasi penelitian adalah santri Mu’allimin Pesantren Persis 27 Situ Aksan Kota Bandung dengan jumlah sampel sebanyak 94 responden. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS versi 25 melalui uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi Product Moment, dan uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) aktivitas santri Mu’allimin dalam mengikuti kegiatan SABAQA termasuk kategori tinggi dengan skor rata-rata sebesar 3,83;(2) tingkat kedisiplinan beribadah santri Mu’allimin termasuk kategori tinggi dengan skor rata-rata sebesar 4,03 dan (3) terdapat hubungan positif signifikan antara aktivitas mengikuti kegiatan SABAQA dengan kedisiplinan beribadah santri, dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,665 yang berada pada kategori kuat, serta hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung 8,538 > t tabel 1,986 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis diterima.Artinya, semakin tinggi aktivitas santri dalam mengikuti kegiatan SABAQA, maka semakin tinggi pula kedisiplinan beribadah mereka.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: SABAQA; Aktivitas Keagamaan; Kedisiplinan Beribadah; Santri; Pesantren.
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Ibadah
Educational Institutions, Schools and Their Activities
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Intan Frima Rachim
Date Deposited: 23 Jul 2026 02:58
Last Modified: 23 Jul 2026 03:51
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136616

Actions (login required)

View Item View Item