Nugraha, Engkus Tegar (2026) Fungsi epistemologi mistisisme dalam hikmah Muta’aliyah Mulla Sadra: Meninjau fenomena spiritualitas keagamaan di Era 5.0. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_COVER.pdf Download (139kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf Download (133kB) | Preview |
|
|
Text (SK PLAGIASI)
3_SK_PLAGIASI.pdf Download (226kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_DAFTAR ISI.pdf Download (260kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_BAB I.pdf Download (332kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (500kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (236kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (538kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (260kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (262kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (592kB) | Request a copy |
Abstract
Era Society 5.0 menuntut kebaharuan pada aspek spiritualitas dalam mengemban amanah keagamaan, dalam tradisi Islam verifikasi pada ranah intelektual, skriptual, dan spiritual merupakan langkah kerja pengetahuan bisa diangap sohih dan sah secara selektif. Penulis melihat adanya kesinambungan yang masih relevan dalam tradisi filsafat Islam melalui konstrusi teosofi Hikmah Muta’aliyah Mulla Sadra. Pada penelitian ini penulis akan menjawab polemik diera Society 5.0 dalam mengejawantahkan masalah yang gencar menjadi pembahasan saat ini, yakni bagaimana cara kerja mistisisme (irfan) dalam epistemologi pada kerangka Hikmah Muta’aliyah Mulla Sadra? dan apa Implikasi filosofis problem autentisitas keberagamaan dalam konteks era 5.0?. Maka dengan rumusan masalah tersebut penulis bertujuan untuk menganalisis struktur epistemologi mistisisme dalam Hikmah Muta’aliyah Mulla Sadra, terutama fungsi mistisisme sebagai instrumen epistemologis dalam pencapaian pengetahuan hudhuri dan ketersingkapan kebenaran metafisik. Selain itu penulis bertujuan untuk merumuskan implikasi filosofis dari dialog pemikiran Mulla Sadra sebagai kritik konseptual terhadap fenomena spiritualitas instan semu dalam kehidupan keberagamaan manusia era Society 5.0. Penelitian ini ditempuh melaluo metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif, dengan analisis hermeutik-deskriptif, Hasil Penelitian ini penulis melihat pola bahwa keagamaan identik dengan tujuan mistisisme sebagai cara merawat spiritualitas agar tumbuh subur kesadaran akan tugas utama manusia dari Tuhan diciptakan di dunia. Asfar merupakan struktur epistemologi yang memurnikan hazanah Islam secara komprehensif, dengan demikian konstruk Hikmah Muta’aliyah menunjukkan arah dari tindakan manusia agar tranformasi jiwa bisa berevolusi keranah aktual, maka dengan itu konsepsi Hikmah Muta’aliyah bisa bermanfaat sebagai solusi pada pengikisan spiritualitas karena kelalaian manusia yang disebabkan oleh faktor eksternal maupun internal dalam pergeseran dinamika otoritas kebenaran.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ashalat al-wujud; taskik al-wujud; al-aqil wa al-ma’qul; Harakah al-Jawhariyah; Asfar al-aqliyah wa al-arba’ah |
| Subjects: | Structure of Metaphysics Epistemology Other Philosophical Systems and Doctrines Other Philosophical Systems and Doctrines > Mysticism Ethics, Moral Philosophy Islam > Islam and Philosophy |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Aqidah Filsafat |
| Depositing User: | Engkus Tegar Nugraha |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 03:31 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 03:31 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136637 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



