Al-Qur’an dan hermeneutika gender: Studi komparatif pendekatan feminis muslim transformasionis Indonesia atas ayat-ayat gender

Najihah, Bannan Naelin (2026) Al-Qur’an dan hermeneutika gender: Studi komparatif pendekatan feminis muslim transformasionis Indonesia atas ayat-ayat gender. Doktoral thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (332kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Keterangan bebas plagiarisme Bannan Naelin Najihah.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (354kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (575kB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (450kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (649kB)
[img] Text
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (222kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (312kB)

Abstract

Kesenjangan antara prinsip keadilan Al-Qur'an dan bias patriarki dalam tafsir klasik mendorong lahirnya pendekatan hermeneutik alternatif dari feminis Muslim Indonesia, namun kajian komparatif yang memetakan kelima pendekatan utama secara sistematis belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan lima pendekatan penafsiran ayat-ayat gender yang dikembangkan oleh pemikir feminis Muslim Indonesia, yaitu Qira>’ah Muba>dalah oleh Faqihuddin Abdul Qadir, Ma’ruf oleh Badriyah Fayumi, Keadilan Hakiki Perempuan oleh Nur Rofiah, Tafsir kontekstual oleh Husein Muhammad dan Qur’anic Gender Writing oleh Nur Arfiyah Febriani. Fokus utama penelitian adalah mengungkap karakter, persamaan, perbedaan, dan faktor latar belakang pendekatan-pendekatan tersebut dalam menciptakan keadilan gender yang sesuai konteks masyarakat Indonesia. Teori feminisme teologis digunakan sebagai teori utama dalam membingkai analisis keadilan gender, sementara Hermeneutika Hans-Georg Gadamer diaplikasikan untuk mengevaluasi koherensi dan relevansi pendekatan dalam konteks historis dan sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-komparatif, dengan teknik pengumpulan berupa studi pustaka, wawancara mendalam, dan analisis tekstual. Data primer mencakup karya-karya utama dari kelima pemikir, sementara data sekunder berasal dari literatur yang relevan tentang hermeneutika, feminisme Islam, dan tafsir Al-Qur’an. Analisis dilakukan dengan membandingkan pola kerja hermeneutis dan implikasi praktis setiap metode yang dilahirkan terhadap isu gender di Indonesia. Pendekatan hermeneutika feminis Muslim transformasionis Indonesia memiliki karakter kontekstual yang menempatkan teks keagamaan dalam dialog aktif dengan realitas sosial-historis serta bersikap kritis terhadap ideologi patriarki dalam tradisi tafsir. Landasan epistemologinya bertumpu pada prinsip keadilan dengan tujuan membebaskan perempuan dari konstruksi subordinatif dan meneguhkannya sebagai subjek otonom. Kesamaan di antara para tokohnya tampak pada respons terhadap tantangan sosial, dorongan ideologis, serta fondasi normatif pada teks keagamaan yang berorientasi pada keadilan gender, meskipun masing-masing menunjukkan perbedaan strategi hermeneutik, orientasi akademis dan sosiologis, serta keragaman pendekatan dan konseptual. Persamaan tersebut berakar pada keyakinan bahwa kesetaraan gender merupakan manifestasi keadilan Tuhan dan harus diwujudkan melalui penafsiran yang transformatif untuk membongkar struktur sosial yang menindas perempuan, terutama dalam konteks Indonesia pasca-Reformasi yang lebih demokratis dan terbuka terhadap wacana kesetaraan. Sementara itu, perbedaan pendekatan di antara mereka dipengaruhi oleh latar pengalaman hidup, jalur akademik, konteks sosial, dan posisi institusional yang membentuk horizon epistemik masing-masing. Secara signifikan penelitian menemukan bahwa tidak semua feminisme berasal dari epistemologi Barat. Selain itu penelitian ini memetakan pendekatan hermeneutika feminis Muslim transformasionis Indonesia sebagai mazhab tafsir baru yang mandiri, kontekstual, dan transformatif dalam membangun tafsir Al-Qur’an berkeadilan gender.

Item Type: Thesis (Doktoral)
Uncontrolled Keywords: Hermeneutika Gender; Qira'ah Mubadalah; Ma’ruf; Keadilan Hakiki Perempuan; Husein Muhammad; Qur’anic Gender Writing
Subjects: General Organizations, Foundations
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Ilmu-ilmu Al-Qur'an
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Asbabun Nuzul
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Al-Qur'an dan Terjemahan dalam Bahasa Indonesia
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Kritik dan Komentar Mengenai Al-Qur'an
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Kandungan Al-Qur'an
General Principles of Music and Musical Form
Divisions: Pascasarjana Program Doktor > Program Studi, Studi Agama Agama > Konsentrasi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Bannan Naelin Najihah
Date Deposited: 28 Jul 2026 02:34
Last Modified: 28 Jul 2026 02:34
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136752

Actions (login required)

View Item View Item