Analisis hukum ekonomi syariah terhadap pelaksanaan Green Sukuk dalam Sustainable Development Goals (SDGs) berdasarkan harmonisasi peraturan presiden nomor 111 Tahun 2022 dan peraturan otoritas jasa keuangan Nomor 18 tahun 2023

Irawan, Tantri (2026) Analisis hukum ekonomi syariah terhadap pelaksanaan Green Sukuk dalam Sustainable Development Goals (SDGs) berdasarkan harmonisasi peraturan presiden nomor 111 Tahun 2022 dan peraturan otoritas jasa keuangan Nomor 18 tahun 2023. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (547kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (753kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (442kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (730kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (636kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (535kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (653kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Dari sudut pandang Hukum Ekonomi Syariah, penggunaan Sukuk Hijau (Green Sukuk) memenuhi tujuan maqasid syariah dengan membantu melindungi lingkungan (hifz al-bi'ah), melestarikan aset (hifz al-mal), dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat (maslahah). Menggabungkan kedua aturan ini menunjukkan bagaimana kebijakan nasional dan aturan sektor keuangan bekerja sama untuk mendukung pembangunan berkelanjutan berdasarkan prinsip-prinsip Syariah. Studi ini berfokus pada pemeriksaan bagaimana Sukuk Hijau (Green Sukuk) dipraktikkan dalam kaitannya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui lensa Hukum Ekonomi Syariah. Studi ini menyoroti perlunya menyelaraskan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2022 dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18 Tahun 2023. Sukuk Hijau (Green Sukuk) adalah jenis instrumen keuangan berkelanjutan yang mengikuti hukum Syariah. Hal ini penting untuk membantu mendanai proyek-proyek pembangunan yang baik bagi lingkungan dan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama di bidang yang berkaitan dengan lingkungan dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan hukum normatif, yang mencakup fokus pada hukum dan pemahaman konseptual. Informasi tersebut berasal dari sumber hukum primer, seperti Peraturan Presiden No. 111 Tahun 2022 dan Peraturan OJK No. 18 Tahun 2023. Informasi tersebut juga mencakup sumber hukum sekunder seperti buku, jurnal, dan dokumen yang berkaitan dengan keuangan berkelanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peraturan OJK No. 18 Tahun 2023 memperluas aturan untuk sukuk berkelanjutan, termasuk Sukuk Hijau (Green Sukuk). Hal ini dilakukan dengan menambahkan prinsip keberlanjutan yang melindungi lingkungan dan dampak sosial. Peraturan tersebut juga mencakup persyaratan pelaporan dan kejelasan tentang bagaimana dana tersebut digunakan. Aturan ini sesuai dengan tujuan SDGs dan janji-janji global yang dibuat untuk mengatasi perubahan iklim. Pada saat yang sama, Peraturan Presiden No. 111 Tahun 2022 memberikan panduan tentang kebijakan nasional untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan menggunakan cara-cara kreatif untuk mendanai inisiatif berkelanjutan. Namun, masih penting untuk meningkatkan bagaimana kita menerapkan, memantau, dan benar-benar mengintegrasikan nilai-nilai Syariah sehingga Sukuk Hijau (Green Sukuk) bukan hanya formalitas tetapi juga membuat perbedaan nyata dalam keberlanjutan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Green Sukuk; SDGs; Hukum Ekonomi Syariah; Keuangan Berkelanjutan; Harmonisasi Regulasi Perpres dan POJK.
Subjects: Islam > Islam and Economics
Law > Research and Statistical Methods of Law
Law > Comparative Law
International Law > Sources of International Law
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Tantri Irawan
Date Deposited: 27 Jul 2026 02:17
Last Modified: 27 Jul 2026 02:17
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136842

Actions (login required)

View Item View Item