Relativitas waktu sebagai pengalaman eksistensi manusia perspektif Muhammad Iqbal

Mastur, Siti Hasanah Fadilla (2026) Relativitas waktu sebagai pengalaman eksistensi manusia perspektif Muhammad Iqbal. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (740kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (697kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (227kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (746kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (794kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (953kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (750kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (925kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (706kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (709kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (899kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya manusia yang kehilangan kesadaran terhadap makna waktu, padahal waktu merupakan persoalan yang paling mendasar dalam pemikiran manusia. Disamping itu, fenomena kehilangan kesadaran terhadap makna waktu masih menjadi problem eksistensial yang relevan dalam kehidupan modern. Oleh karna itu, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab hilangnya kesadaran manusia terhadap makna waktu, memahami relativitas waktu sebagai pengalaman eksistensial manusia serta merumuskan cara memahami waktu yang tepat berdasarkan perspektif pemikiran Muhammad Iqbal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi terhadap tiga karya primer Muhammad Iqbal, yaitu Asrar-i Khudi (1976), Rekonstruksi Pemikiran Agama dalam Islam (2008) dan Javid Namah (2022). Selanjutnya, data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hilangnya kesadaran manusia terhadap waktu disebabkan oleh tiga kondisi eksistensial, yakni pertama doktrin peniadaan diri (self-negation), taqlid dan penutupan pintu ijtihad serta fatalisme tentang takdir yang diperparah oleh dominasi Efficient Self atas Appreciative Self. Relativitas waktu dalam pemikiran Iqbal bukan sekadar fenomena fisika, melainkan kebenaran eksistensial yang kualitasnya ditentukan oleh intensitas kesadaran dan kreativitas ego. Waktu sejati adalah pure duration, yakni substansi dari eksistensi ego itu sendiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa waktu yang bermakna hanya dapat diraih melalui penguatan ego (khudi), pengembangan ishq sebagai daya kreatif dan perlakuan terhadap setiap momen sebagai open possibility bagi tindakan yang autentik dan bertanggung jawab.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Relativitas waktu;Eksistensi Manusia;Muhammad Iqbal
Subjects: Ontology
Time
Islam Umum > Islam dan Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Aqidah Filsafat
Depositing User: Siti Hasanah Fadilla Mastur
Date Deposited: 27 Jul 2026 09:13
Last Modified: 27 Jul 2026 09:13
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136890

Actions (login required)

View Item View Item