Afifah, Salma (2026) Penerapan model pembelajaran alue Clarification Technique (VCT) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (181kB) | Preview |
|
|
Text (SK PLAGIASI)
SK PLAGIASI.pdf Download (182kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (256kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (646kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Download (329kB) | Preview |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (422kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (391kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (301kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN..pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, berdasarkan pengambilan data hasil uji sampel di kelas VI SDN Rancaekek 03 pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan rata-rata 47% berada dikategori “cukup kritis” yang disebabkan karena penggunaan pembelajaran konvensional yang dominan ceramah, sehingga siswa menerima nilai secara pasif (indoktrinasi) tanpa proses refleksi. Untuk mengatasi masalah tersebut, model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) diterapkan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model VCT, mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model Problem-Based Learning (PBL), mengetahui proses pembelajaran kelas dengan model VCT dan kelas menggunakan model PBL, serta mengetahui rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model VCT lebih baik dibandingkan model PBL. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas V SDN Rancaekek 03. Sampel yang diambil merupakan kelas V-A dan V-B dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui tes uraian pretest-posttest dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa. Kelas eksperimen memperoleh rata-rata pretest 44,35 dan posttest 81,52, dengan indeks N-Gain sebesar 65,99% yang berkategori "Cukup Efektif". Sementara itu, kelas control memperoleh rata-rata pretest 44,15 dan posttest 70,00, dengan indeks N-Gain sebesar 46,20%. Uji Independent Samples T-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,0001 (< 0,05), maka H1 diterima. Artinya terdapat peningkatan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila yang menggunakan model Value Clarification Technique (VCT) lebih baik dibandingkan siswa yang menggunakan model Problem-Based Learning (PBL).
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Model Pembelajaran; Pendidikan Pancasila; Berpikir Kritis; Value Clarification Technique (VCT); Problem-Based Learning (PBL). |
| Subjects: | Education, Research Educational Institutions, Schools and Their Activities Educational Institutions, Schools and Their Activities > Public Schools Educational Institutions, Schools and Their Activities > Teachers and Teaching Educational Institutions, Schools and Their Activities > Teaching Educational Institutions, Schools and Their Activities > Students |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Salma Hasna Afifah |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 02:39 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 02:39 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137442 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



