Hilmiyatuzzahra, Azia (2026) Ketahanan sosial masyarakat dalam menghadapi bencana banjir: Penelitian di Desa Cidawolong Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (102kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (125kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIASI)
3_skbebasplagiasi.pdf Download (426kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (202kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (195kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (340kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (124kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (189kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (466kB) | Request a copy |
Abstract
Bencana banjir yang terjadi secara berulang di Desa Cidawolong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung telah menimbulkan berbagai dampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Genangan banjir yang terjadi di jalan utama menyebabkan terganggunya mobilitas, aktivitas pekerjaan, pendidikan, serta meningkatkan biaya transportasi masyarakat. Meskipun demikian, masyarakat tetap memilih bertahan dan melanjutkan kehidupan di wilayah yang rentan terhadap banjir. Fenomena tersebut menunjukkan adanya proses resiliensi sosial yang berkembang melalui pengalaman menghadapi banjir secara berulang serta kemampuan masyarakat dalam menyesuaikan diri terhadap kondisi lingkungan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi masyarakat Desa Cidawolong tetap bertahan di wilayah yang rentan terhadap bencana banjir serta menganalisis resiliensi sosial masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Penelitian ini menggunakan teori resiliensi sosial yang dikemukakan oleh W. Neil Adger (2000) yang memandang resiliensi sosial sebagai kemampuan komunitas untuk menyerap gangguan (ability to absorb disturbance), menyesuaikan diri terhadap perubahan (adaptive capacity), dan mempertahankan keberlangsungan fungsi sosial (maintenance of social functions) dalam menghadapi tekanan lingkungan dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap masyarakat Desa Cidawolong yang terdampak banjir serta aparat desa yang berkaitan dengan penanganan banjir. Informan dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat tetap bertahan karena adanya keterikatan terhadap tempat tinggal, pertimbangan ekonomi, hubungan sosial dan kekerabatan, keterbatasan alternatif tempat tinggal, serta pengalaman menghadapi banjir yang terjadi secara berulang. Resiliensi sosial masyarakat terlihat melalui kemampuan bertahan dalam menghadapi dampak banjir, kemampuan beradaptasi dengan melakukan berbagai penyesuaian terhadap aktivitas sehari-hari, serta kemampuan mempertahankan keberlangsungan fungsi sosial meskipun berada dalam kondisi yang rentan terhadap bencana.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | resiliensi sosial; bencana banjir; masyarakat; W. Neil Adger; Desa Cidawolong |
| Subjects: | Sociology and Anthropology, Society Communities > Community Sociology Communities > Villages |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Azia Hilmiyatuzzahra |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 06:35 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 06:35 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137457 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



