Implementasi program Gerakan Aksi Deteksi Dan Intervensi Stunting (GADIS) di Kabupaten Sukabumi

Triana, Warda (2026) Implementasi program Gerakan Aksi Deteksi Dan Intervensi Stunting (GADIS) di Kabupaten Sukabumi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER WARDA.pdf

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (437kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
BEBAS PLAGIASI WARDA.pdf

Download (476kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (687kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (882kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (727kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (581kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (554kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kabupaten Sukabumi menghadapi permasalahan stunting yang serius, ditandai dengan lonjakan prevalensi dari 6,89% pada tahun 2020 menjadi 27,5% pada tahun 2022. Meskipun menurun menjadi 20,5% pada tahun 2024, angka tersebut masih jauh dari target nasional 14% yang ditetapkan dalam RPJMN 2020-2024. Permasalahan ini diperparah oleh data BNBA yang tidak akurat, ketidakmerataan layanan posyandu, keterbatasan tenaga kesehatan, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap dampak stunting. Sebagai respons, Pemerintah Kabupaten Sukabumi meluncurkan Program Gerakan Aksi Deteksi dan Intervensi Stunting (GADIS) berdasarkan Instruksi Bupati Nomor 11 Tahun 2023, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai hambatan yang memerlukan kajian mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program GADIS di Kabupaten Sukabumi ditinjau dari empat dimensi, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III (1980) sebagai kerangka analisis. Keempat dimensi dalam teori tersebut digunakan untuk mengkaji bagaimana Program GADIS dilaksanakan oleh berbagai aktor, mulai dari Dinas Kesehatan, puskesmas, kader posyandu, hingga masyarakat sebagai penerima manfaat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap sembilan informan. Analisis data menggunakan model analisis kualitatif Creswell (2016) yang meliputi tahapan pengolahan data, membaca keseluruhan data, pengkodean, pendeskripsian, penyajian, dan interpretasi temuan, diperkuat dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program GADIS secara umum telah berjalan, namun belum optimal pada keempat dimensi. Komunikasi cukup berhasil secara substansi, tetapi identitas program belum dikenal merata. Sumber daya cukup memadai pada alat dan pelatihan, namun terkendala keterbatasan tenaga gizi dan kondisi fasilitas. Disposisi pelaksana formal positif, meskipun resistensi dan stigma di masyarakat masih menjadi hambatan. Struktur birokrasi cukup terstruktur, namun belum tersedianya SOP tertulis bagi kader dan lambatnya koordinasi lintas sektor masih perlu diperkuat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Implementasi Kebijakan: Program GADIS: Stunting: Kabupaten Sukabumi
Subjects: Public Administration > Public Administration in Specific Localities
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: Warda Triana
Date Deposited: 05 Aug 2026 02:27
Last Modified: 05 Aug 2026 02:27
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137471

Actions (login required)

View Item View Item