Analisis konflik agraria di Dago Elos dalam tinjauan ekonomi syariah

Lutfi, Royan (2026) Analisis konflik agraria di Dago Elos dalam tinjauan ekonomi syariah. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
Cover.pdf

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
Bukti Hasil Pengecekan Similarity 25% (1).pdf

Download (223kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
Bab I.pdf

Download (327kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (548kB)
[img] Text (BAB III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB)
[img] Text (BAB IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (881kB)
[img] Text (BAB V)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (284kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (260kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (455kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konflik agraria yang terjadi di kawasan Dago Elos, Kota Bandung, yang menimbulkan berbagai dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat. Konflik yang berkaitan dengan klaim kepemilikan lahan tersebut tidak hanya memengaruhi kepastian hak atas tanah, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat yang telah lama menempati wilayah tersebut. Kondisi ini menimbulkan permasalahan mengenai bagaimana konflik agraria terjadi serta sejauh mana konflik tersebut sesuai atau bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik agraria di Dago Elos, mengidentifikasi dampaknya terhadap ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, serta menganalisisnya berdasarkan perspektif ekonomi syariah. Analisis ekonomi syariah dilakukan melalui prinsip keadilan ('adl), kemaslahatan (maṣlaḥah), dan maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya perlindungan terhadap harta (ḥifẓ al-māl), jiwa (ḥifẓ al-nafs), dan keturunan (ḥifẓ al-nasl), serta dikaitkan dengan teori Iḥyā' al-Mawāt dan Taṣharruf al-Imām dalam melihat pemanfaatan tanah dan tanggung jawab pengelolaan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan masyarakat terdampak, pihak pemerintah setempat, serta pihak-pihak yang berkaitan dengan konflik agraria di Dago Elos. Data juga didukung oleh observasi lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik melalui tahapan familiarisasi data, pengkodean, pencarian tema, peninjauan tema, serta penarikan makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik agraria di Dago Elos berawal dari tumpang tindih klaim kepemilikan tanah yang kemudian berkembang menjadi konflik berkepanjangan akibat ketidakpastian hukum, perbedaan kepentingan dalam penguasaan tanah, serta kuatnya kepentingan ekonomi atas lahan. Konflik tersebut memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama berupa hilangnya atau menurunnya produktivitas kerja, ketidakpastian pendapatan rumah tangga, menurunnya konsentrasi dalam bekerja, terganggunya aktivitas ekonomi, serta munculnya tekanan psikologis dan rasa tidak aman. Konflik juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan kehidupan keluarga dan masa depan generasi berikutnya, sebagaimana dalam teori Iḥyā' al-Mawāt menunjukkan pentingnya pemanfaatan tanah secara produktif untuk menghadirkan kemanfaatan, sedangkan teori Taṣharruf al-Imām menegaskan bahwa penyelesaian dan kebijakan pertanahan seharusnya diarahkan pada kemaslahatan serta perlindungan terhadap masyarakat. Oleh karena itu, penyelesaian konflik agraria Dago Elos tidak cukup hanya memberikan kepastian mengenai status hukum tanah, tetapi juga harus menjamin keberlangsungan sumber penghidupan, rasa aman, kesejahteraan keluarga, dan masa depan masyarakat. Dalam perspektif ekonomi syariah, kondisi tersebut menunjukkan bahwa konflik belum mencerminkan prinsip keadilan dan lebih banyak menimbulkan kemudaratan daripada kemaslahatan. Berdasarkan maqāṣid al-syarī‘ah, konflik berpotensi mengganggu perlindungan harta (ḥifẓ al-māl), jiwa (ḥifẓ al-nafs), dan keturunan (ḥifẓ al-nasl).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Konflik Agraria; Dago Elos; Ekonomi Syariah; Keadilan; Kemaslahatan; Maqāṣid al-Syarī‘ah
Subjects: Economic of Land and Energy > Land Reform
Social Welfare, Problems and Services > Historical, Geographic, Person Treatment of Social Welfare
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Ekonomi Syariah
Depositing User: Royyan Luthfi Muhammad Ridla
Date Deposited: 13 Aug 2026 01:31
Last Modified: 13 Aug 2026 02:31
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138193

Actions (login required)

View Item View Item