Maemunah, Siti (2026) Bentuk-bentuk munasabah dalam tafsir Khawāṭirī Ḥawla al-Qur’ān al-Karīm Juz 15 karya Al-Sya’rāwī dan implikasinya terhadap penafsiran ayat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (173kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (142kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
1221030191 Siti Maemunah - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme (1).pdf Download (226kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (410kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (409kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (691kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (154kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pandangan dalam beberapa penelitian mengenai metode penafsiran Al-Sya’rāwī, yang diklasifikasikan sebagai metode tahlīlī, perpaduan tahlīlī dan mawḍū‘ī, serta tahlīlī dengan pendekatan tematik-integratif. Perbedaan tersebut menunjukkan perlunya melihat secara lebih konkret pola penafsiran Al-Sya’rāwī melalui teks tafsirnya, salah satunya melalui kajian Munāsabah.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk-bentuk Munāsabah yang terdapat dalam Tafsīr Al-Sya’rāwī pada juz 15 dan menganalisis dampak atau implikasinya terhadap penafsiran ayat. Penelitian ini berangkat dari sebuah pemikiran bahwa Al-Qur’an memiliki keterkaitan antara satu bagian dengan bagian lainnya, baik dalam bentuk hubungan antarayat maupun antarsurah. Keterkaitan tersebut dalam kajian ulumul Qur’an dikenal dengan istilah Munāsabah. Konsep Munāsabah tidak hanya digunakan untuk melihat keserasian susunan ayat dan surah, tetapi juga dapat membantu memahami hubungan makna yang terdapat di dalamnya. Oleh karena itu, konsep Munāsabah digunakan sebagai landasan dalam penelitian ini untuk melihat bagaimana keterkaitan antarayat dan antarsurah diterapkan dalam penafsiran Al-Sya’rāwī.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang akan disajikan dalam bentuk deskriptif-analitis. Analisis data dilakukan menggunakan teori Munāsabah Al-Suyūṭī untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk hubungan antarayat dan antarsurat dalam juz 15. Sumber primer penelitian adalah Tafsīr Khawātir Ḥawl al-Qur’ān al-Karīm karya Muhammad Mutawallī Al-Sya’rāwī, sedangkan sumber sekundernya berupa kitab ulumul Qur’an, kitab tafsir, buku, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga belas data Munāsabah dalam Tafsīr Al-Sya’rāwī pada Juz 15. Data tersebut terdiri atas Munāsabah antarsurah dan Munāsabah antarayat yang terbagi ke dalam lima bentuk, yaitu Takhalluṣ (peralihan pembicaraan), Ta’kīd (penguat), Tafsīr (penjelas), Istithrād (peralihan penjelasan), dan Al-Muḍāddah (berlawanan). Bentuk Takhalluṣ merupakan bentuk yang paling dominan ditemukan. Penggunaan Munāsabah dalam Tafsīr Al-Sya’rāwī berimplikasi pada penjelasan, penguatan, dan penegasan makna ayat serta turut memperkuat corak adabī ijtimā‘ī melalui penyajian makna yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sosial masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | tidak ada lampiran |
| Uncontrolled Keywords: | Munasabah; Tafsir Al-Sya'rawi; Juz 15 |
| Subjects: | Islam Umum Religious Leaders Biography > Islam Religious Leaders Biography |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Siti Maemunah |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 07:14 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 07:14 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138204 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



