Dwiputri, Nursyifa Tiara (2026) Pengaruh protein sel tunggal Bacillus sp. terhadap perilaku kecemasan dan hematologi pada mencit jantan berbasis Internet of Things. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (Surat Pengantar)
Pengantar.pdf Download (488kB) | Preview |
|
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (147kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text (PLAGIARISME)
Plagiarisme TA.pdf Download (374kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (156kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
BAB I.pdf Download (290kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (626kB) |
||
|
Text (BAB 3)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (731kB) |
||
|
Text (BAB 4)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (434kB) |
||
|
Text (BAB 5)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (279kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (365kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Gangguan kecemasan merupakan gangguan mental dengan prevalensi tertinggi di dunia, sementara terapi farmakologis konvensional masih menyisakan efek samping sehingga mendorong pencarian alternatif berbasis nutrisi yang aman dan berkelanjutan. Protein Sel Tunggal (PST) merupakan biomassa mikroorganisme dengan kandungan protein tinggi (50–80%) yang kaya asam amino esensial dan senyawa bioaktif, serta dapat diproduksi dari limbah agroindustri yaitu limbah cair tahu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh PST hasil fermentasi Bacillus sp. terhadap perilaku kecemasan dan profil hematologi mencit jantan menggunakan pemantauan berbasis Internet of Things (IoT). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 24 ekor mencit jantan yang dibagi menjadi empat kelompok: kontrol, P1 (50 mg/kg BB), P2 (100 mg/kg BB), dan P3 (150 mg/kg BB), dengan pemberian oral selama 14 hari. Perilaku kecemasan dievaluasi melalui Open Field Test (OFT) dan Elevated Plus Maze (EPM) berbasis IoT dan computer vision, sedangkan parameter hematologi meliputi jumlah eritrosit, leukosit, dan kadar hemoglobin. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf signifikansi 5%. Hasil menunjukkan PST berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap seluruh parameter. Kelompok P2 memberikan respons terbaik dengan peningkatan center time OFT (11.98±1.52%), open arm time EPM (56.00±21.87%), jumlah eritrosit (9.00±0.61×10⁶/mm³), dan kadar hemoglobin (14.53±2.40 g/dL), sedangkan P3 menunjukkan jumlah leukosit tertinggi (16.27±3.49×10³/mm³). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Protein Sel Tunggal hasil fermentasi Bacillus sp. berpotensi menurunkan perilaku kecemasan dan memperbaiki profil hematologi pada mencit jantan, dengan dosis optimum sebesar 100 mg/kgBB.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | diiznkan penundaan publikasi, surat terlampir |
| Uncontrolled Keywords: | Bacillus sp; kecemasan; hematologi; Internet of Things (IoT); protein sel tunggal |
| Subjects: | Biology Biology > General Publications of Biologi Biology > Education, Research, Related Topics of Biology Medicine and Health > Medical Relationships |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi |
| Depositing User: | Nursyifa Tiara Dwiputri |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 08:54 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 08:54 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138377 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



