Bukop, Yosua Dwi Putra (2026) Komunikasi Antara Pembina dan Santri dalam Program Pembinaan Baca Tulis Al-Qur’an di Yayasan Pondok Pesantren Modern Al-Ihsan Baleendah Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1, cover.pdf Download (140kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
3, abstrak.pdf Download (135kB) | Preview |
|
|
Text (PLAGIARISM)
2. SURAT LULUS PLAGIARISME Yosua.pdf Restricted to Repository staff only Download (56kB) |
||
|
Text (DAFTAR ISI)
4. datar isi.pdf Download (160kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5. bab i.pdf Download (204kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6. bab ii.pdf Restricted to Registered users only Download (278kB) |
||
|
Text (BAB III)
7. bab iii.pdf Restricted to Registered users only Download (655kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8. bab iv.pdf Restricted to Registered users only Download (146kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. daftar pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (157kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10. lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (581kB) |
Abstract
Program Baca Tulis Qur'an (BTQ) di Yayasan Pondok Pesantren Al-Ihsan Baleendah merupakan program unggulan yang bertujuan meningkatkan kemampuan santri dalam membaca dan menulis Al-Qur'an. Komunikasi antara pembina dan santri menjadi faktor penentu keberhasilan proses pembelajaran, namun perbedaan karakter dan latar belakang santri menjadikan pola komunikasi pembina perlu bersifat adaptif dan kontekstual. Penelitian ini berfokus pada mendeskripsikan dan menganalisis pola komunikasi antara pembina dan santri dalam program BTQ, meliputi penerapan komunikasi konteks tinggi dan rendah, pengelolaan jarak fisik (proxemics), serta penggunaan waktu (chronemics) yang memengaruhi kualitas interaksi pembelajaran di pesantren. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi Edward T. Hall sebagai landasan utama, yang mencakup tiga dimensi, yaitu High Context and Low Context Communication (Komunikasi Konteks Tinggi dan Komunikasi Konteks Rendah) yang menjelaskan antara perbedaan antara komunikasi implisit dan eksplisit, Proxemics (Jarak) kajian tentang penggunaan ruang dan jarak fisik dalam interaksi dan Chronemics (Waktu) studi tentang bagaimana waktu dikelola dan dimaknai dalam proses komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposif berdasarkan relevansinya dengan fokus penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang mencakup proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pembina dan santri dalam program BTQ cenderung bersifat high context ditandai penggunaan simbol dan makna tersirat sesuai budaya pesantren. Dari sisi proxemics, pembina memanfaatkan zona personal dan sosial secara dinamis. Sementara chronemics menunjukkan pola polychronic di mana waktu dikelola secara fleksibel sesuai kebutuhan santri. Ketiga dimensi tersebut membentuk pola komunikasi yang efektif dalam mendukung keberhasilan program BTQ.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komunikasi; Baca Tulis Al-Qur’an, Pembina, Santri, Pondok Pesantren |
| Subjects: | Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Yosua Dwi Putra Bukop |
| Date Deposited: | 16 Aug 2026 06:42 |
| Last Modified: | 16 Aug 2026 06:43 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138581 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



