Rahmatullah, Aisyah Divani (0026) Persepsi perempuan gen Z terhadap informasi femisida di media sosial dalam membentuk ketakutan menikah: Penelitian di Rusunawa Penggilingan Tower E2 Jakarta Timur. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
COVER.pdf Download (172kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (92kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI-11.pdf Download (539kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (97kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (175kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (353kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (246kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (899kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (93kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (256kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (781kB) |
Abstract
Perempuan memiliki kontribusi besar dalam berbagai sektor kehidupan. Namun, peningkatan peran tersebut masih dibayangi oleh tingginya angka kekerasan berbasis gender terhadap perempuan, terutama yang terjadi dalam relasi personal dan perkawinan. Maraknya pemberitaan mengenai femisida di media sosial menyebabkan perempuan Gen Z semakin mudah memperoleh informasi mengenai pembunuhan terhadap perempuan. Paparan informasi yang berlangsung secara berulang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memengaruhi cara perempuan memaknai femisida hingga membentuk ketakutan terhadap pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perempuan Gen Z memperoleh informasi mengenai femisida melalui media sosial, memahami proses pemaknaan terhadap informasi tersebut, serta menjelaskan proses interpretasi yang membentuk ketakutan menikah pada perempuan Gen Z di Rusunawa Penggilingan Tower E2 Jakarta Timur. Penelitian menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik Herbert Blumer yang memandang bahwa tindakan individu terbentuk melalui proses pemberian makna, interaksi sosial, dan interpretasi terhadap simbol yang diterima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan studi kepustakaan. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan delapan perempuan Gen Z yang belum menikah dan berdomisili di Rusunawa Penggilingan Tower E2, serta satu informan pendukung, yaitu Ketua RT 008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Gen Z memperoleh informasi mengenai femisida melalui berbagai platform media sosial, terutama TikTok, Instagram, dan X. Informasi yang diterima dimaknai sebagai bentuk pembunuhan terhadap perempuan yang berkaitan dengan budaya patriarki, ketimpangan relasi kuasa, victim blaming, serta lemahnya perlindungan hukum terhadap perempuan. Pemaknaan tersebut diperkuat melalui interaksi dan diskusi di media sosial maupun di lingkungan sekitar. Proses interpretasi terhadap makna femisida kemudian membentuk ketakutan menikah dengan intensitas yang berbeda, mulai dari meningkatnya kewaspadaan dan sikap lebih selektif dalam memilih pasangan hingga keputusan untuk menghindari bahkan menolak pernikahan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Femisida; Media Sosial; Ketakutan Menikah; Perempuan Gen Z |
| Subjects: | Special Computer Methods > Online Social Network Social Interaction, Interpersonal Relations > Social Psychoanalysis Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media Social Process > Social Norms Social Groups > Gender |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | aisyah divani rahmatullah |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 06:39 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 06:39 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138774 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



