Ramadhan, Hilal (2026) Peristiwa penangkapan dan pengadilan empat mahasiswa Perhimpunan Indonesia di Belanda dalam pemberitaan surat kabar Algemeen Handelsblad voor Nederlandsch-Indië dan Haagsche Courant (1927–1928). Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
Cover.pdf Download (303kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (462kB) | Preview |
|
|
Text
Surat Plagiasi Hilal Ramadhan .pdf Download (483kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (349kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (775kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (728kB) |
||
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (960kB) |
||
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (428kB) |
||
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (501kB) |
||
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas peristiwa penangkapan dan pengadilan empat mahasiswa Perhimpunan Indonesia (PI) di Belanda dalam pemberitaan surat kabar Algemeen Handelsblad voor Nederlandsch-Indië dan Haagsche Courant pada tahun 1927–1928. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Perhimpunan Indonesia sebagai organisasi mahasiswa yang berperan dalam perkembangan nasionalisme Indonesia di luar negeri, serta besarnya perhatian pemerintah kolonial Belanda terhadap aktivitas politik organisasi tersebut. Penangkapan terhadap Mohammad Hatta, Nazir Pamoentjak, Abdulmadjid Djojoadiningrat, dan Ali Sastroamidjojo menunjukkan upaya pemerintah kolonial Belanda dalam membatasi perkembangan gerakan nasionalisme Indonesia di tingkat internasional. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi bagaimana surat kabar Algemeen Handelsblad voor Nederlandsch-Indië dan Haagsche Courant memberitakan peristiwa penangkapan dan pengadilan empat mahasiswa Perhimpunan Indonesia serta bagaimana dampak pemberitaan tersebut terhadap pergerakan nasional Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pemberitaan kedua surat kabar Belanda tersebut dan menjelaskan pengaruhnya terhadap perkembangan pergerakan nasional. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber primer penelitian berupa surat kabar Belanda tahun 1927–1928, serta buku dan autobiografi tokoh pergerakan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Algemeen Handelsblad voor Nederlandsch-Indië cenderung memberitakan Perhimpunan Indonesia secara negatif dengan mengaitkan aktivitas organisasi tersebut dengan komunisme dan ancaman terhadap stabilitas kolonial. Sementara itu, Haagsche Courant menampilkan pemberitaan yang lebih rinci dan relatif moderat, meskipun tetap berada dalam perspektif kolonial Belanda. Pemberitaan kedua surat kabar tersebut menunjukkan bagaimana pers kolonial digunakan sebagai alat pembentukan opini publik untuk mempertahankan legitimasi kekuasaan kolonial. Di sisi lain, peristiwa penangkapan dan pengadilan empat mahasiswa PI justru memperkuat solidaritas dan kesadaran nasional di kalangan pergerakan Indonesia, serta meningkatkan perhatian internasional terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peristiwa Penangkapan dan Pengadilan Empat Mahasiswa; Perhimpunan Indonesia di Belanda; Pemberitaan Surat Kabar; Algemeen Handelsblad voor Nederlandsch-Indië; Haagsche Courant; (1927–1928) |
| Subjects: | General Organizations in Indonesia Journalism and Newspapers in Indonesia Political dan Government Science > Political Propaganda Political Process > Parties in Specific Countries History of Southeast Asia > Period 1960 -1969 |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Hilal Ramadhan |
| Date Deposited: | 23 Aug 2026 12:02 |
| Last Modified: | 23 Aug 2026 12:02 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138909 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



