Samudera, Akhmad Ilham (2026) Dasar-dasar menerima ilmu dan mengajarkannya dalam perspektif sunnah nabawiyah: Kajian tematik hadis. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (127kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (239kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (138kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (49kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (214kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (265kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (84kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (187kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji dasar-dasar menerima ilmu dan mengajarkannya dalam perspektif Sunnah Nabawiyah melalui pendekatan kajian hadis tematik (dirāsah mauḍūʿiyyah). Kajian berangkat dari keprihatinan akademik terhadap kecenderungan menempatkan hadis Nabi sekadar sebagai penguat teori pendidikan modern, bukan sebagai sumber primer yang otoritatif. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengembalikan hadis sebagai titik berangkat kajian pendidikan, lalu mengintegrasikannya dengan temuan ilmu pendidikan kontemporer. Tiga persoalan pokok yang dijawab adalah: konsep ilmu dalam Sunnah Nabawiyah; dasar-dasar, cara, dan sifat dalam menerima ilmu; serta manhaj nabawi dalam mengajarkan ilmu beserta konstruksi model pengajaran berbasis hadis. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan dua metode utama, yaitu metode induktif (istiqrāʼī) untuk menghimpun hadis-hadis sahih dari Ṣaḥīḥ al-Bukhārī dan Ṣaḥīḥ Muslim, dan metode analitis (taḥlīlī) untuk mengklasifikasikan serta mengekstraksi ciri manhaj nabawi. Data primer adalah kedua kitab sahih tersebut, sedangkan data sekunder mencakup kitab-kitab syarah seperti Fatḥ al-Bārī, al-Minhāj, Tuḥfat al-Aḥważī, dan ʿAun al-Maʿbūd, serta karya pendidikan klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sunnah Nabawiyah memuat sistem pendidikan yang holistik mencakup dimensi spiritual, intelektual, etis, dan sosial. Nabi memperhatikan adab menerima ilmu dan sifat penuntut ilmu, serta menerapkan metode pengajaran yang variatif: pengulangan, perumpamaan, tanya jawab, praktik langsung, penggunaan media pembelajaran, bahasa isyarat, dan pentahapan. Temuan ini dirumuskan menjadi model pengajaran berbasis hadis yang otentik sumbernya sekaligus relevan dengan problematika pendidikan Islam kontemporer, sehingga hadis benar-benar berfungsi sebagai sumber ajaran, bukan pelengkap teori. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Sunnah Nabawiyah layak dijadikan fondasi normatif bagi penyusunan kurikulum dan pengembangan praktik pengajaran di lembaga pendidikan Islam kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sunnah Nabawiyah; menerima ilmu; mengajarkan ilmu; hadis tematik; pendidikan Islam |
| Subjects: | Islam Islam > Hadith Islam > Study of Text of Hadith Islam > Sunan Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Samudera Ahmad Ilham |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 02:59 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 02:59 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139246 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



