Representasi identitas, penindasan, dan perlawanan dalam puisi Bitaqat Huwiyyah karya Mahmoud Darwish

Muthmainah, Nur Amalia and Nurhasan, Muhammad and Khomisah, Khomisah (2026) Representasi identitas, penindasan, dan perlawanan dalam puisi Bitaqat Huwiyyah karya Mahmoud Darwish. Dzil Majaz: Journal of Arabic Literature, ٤ (٢). ٣-١٩. ISSN 2985-7481

[img]
Preview
Text (Article)
4.pdf - Published Version

Download (517kB) | Preview
Official URL: https://ejournal.staiduba.ac.id/index.php/dzilmaja...

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi gambaran tentang identitas, penindasan, dan perlawanan dalam karya puisi Biṭāqat Huwiyyah oleh Mahmoud Darwish dengan menerapkan pendekatan Sosiologi Sastra yang dikemukakan oleh Alan Swingewood. Puisi ini dipilih karena mencerminkan pengalaman sosial masyarakat Palestina yang berada dalam situasi konflik, penjajahan, serta krisis identitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti kaitan antara latar sosial, keadaan masyarakat, dan posisi penulis dalam pembentukan makna puisi, serta untuk mengungkapkan bentuk representasi identitas, penindasan, dan perlawanan yang terdapat dalam teks tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang melibatkan studi pustaka dan teknik simak-catat. Data yang diperoleh berupa kutipan dari puisi yang memuat elemen identitas, penindasan, dan perlawanan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa identitas dalam puisi ditampilkan melalui penegasan identitas Arab-Palestina, keterikatan kepada tanah air, serta ingatan kolektif sejarah masyarakat Palestina. Penindasan diwakili melalui pengambilalihan tanah, marginalisasi sosial-ekonomi, dan kontrol administratif atas identitas individu. Sementara itu, perlawanan terwujud dalam bahasa, simbol, dan ekspresi emosional sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajahan serta upaya penghilangan identitas nasional. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sosiologi sastra dengan menunjukkan bagaimana identitas, penindasan, dan perlawanan direpresentasikan secara bersamaan melalui hubungan antara teks, konteks sosial masyarakat Palestina, dan posisi pengarang. Selain itu, penelitian ini juga memperluas kajian terhadap puisi Biṭāqat Huwiyyah yang selama ini lebih banyak dianalisis dari perspektif semiotika dan linguistik.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: identitas; penindasan; perlawanan; Mahmoud Darwish; sosiologi sastra
Subjects: Sociology and Anthropology, Society
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Nur Amalia Muthmainah
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:33
Last Modified: 24 Aug 2026 03:33
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139249

Actions (login required)

View Item View Item