Analisis pemahaman hadis “Inna Abī Wa Abāka Fī Al-Nār” menurut Jalaluddin As-Suyuthi

Yudha, Muhammad Syafri (2026) Analisis pemahaman hadis “Inna Abī Wa Abāka Fī Al-Nār” menurut Jalaluddin As-Suyuthi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK .pdf

Download (259kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1221060073 Muhammad Syafri Yudha - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf

Download (229kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (501kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (914kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (340kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (268kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (364kB) | Request a copy

Abstract

Hadis “Inna Abī wa Abāka fī al-Nār” merupakan salah satu hadis yang menimbulkan perdebatan di kalangan ulama karena secara zahir menunjukkan bahwa ayah Nabi Muhammad berada di neraka. Hadis ini menimbulkan problematika teologis yang berkaitan dengan kemuliaan Rasulullah dan status kedua orang tuanya. Perbedaan pandangan ulama terhadap hadis tersebut menunjukkan adanya keragaman metode dalam memahami hadis, baik melalui penerimaan makna tekstual maupun melalui penafsiran dan harmonisasi dengan dalil-dalil lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hadis “Inna Abī wa Abāka fī al-Nār”, mengetahui pandangan ulama terhadap hadis tersebut, serta menganalisis pemahaman Jalaluddin As-Suyuthi terhadap hadis tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tahlili. Data primer penelitian berasal dari Ṣaḥīḥ Muslim, Masālik al-Ḥunafā’ fī Waliday al-Muṣṭafā, dan At-Ta‘ẓīm wa al-Minnah fī Anna Abaway Rasūlillāh fī al-Jannah. Analisis data dilakukan melalui kajian takhrij hadis, kritik sanad dan matan, serta pendekatan ma‘ānī al-ḥadīṡ untuk memahami argumentasi As-Suyuthi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis “Inna Abī wa Abāka fī al-Nār” berstatus sahih dari segi sanad karena diriwayatkan oleh Imam Muslim dengan sanad yang memenuhi kriteria kesahihan hadis. Namun, para ulama berbeda pendapat dalam memahami kandungan matannya. Sebagian ulama memahami hadis tersebut sesuai makna zahirnya, sedangkan sebagian lainnya melakukan penafsiran dan pengompromian dengan dalil-dalil lain. Jalaluddin as-Suyūṭī memahami hadis tersebut melalui pendekatan ma‘ānī al-ḥadīṡ dengan mengintegrasikan konsep Ahl al-Fatrah, kemuliaan nasab Nabi, konsep Iḥyā' al-Abawayn, serta kajian terhadap sanad dan matan hadis. Melalui pendekatan tersebut, as-Suyūṭī berpendapat bahwa hadis "Inna Abī wa Abāka fī al-Nār" tidak dapat dijadikan dasar yang pasti untuk menetapkan kedua orang tua Nabi Muhammad sebagai penghuni neraka, bahkan cenderung menegaskan keselamatan keduanya di sisi Allah SWT.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Jalaluddin As-Suyuthi; Hadis; Inna Abī wa Abāka fī al-Nār; Kritik Hadis; Ma‘ānī al-Ḥadīṡ
Subjects: Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits
Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Hadits
Depositing User: Muhammad Syafri Yudha
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:30
Last Modified: 24 Aug 2026 07:00
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139251

Actions (login required)

View Item View Item