Ramli, Muhammad Haikal (2026) Relasi Kuasa antara Pemuda Pancasila dan Aktor Politik lokal. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (161kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (130kB) | Preview |
|
|
Text (BEBAS PLAGIASI)
Bebas Plagiasi.pdf Download (971kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (159kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab I.pdf Download (394kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
||
|
Text (BAB III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (272kB) |
||
|
Text (BAB IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (555kB) |
||
|
Text (BAB V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (187kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Keterlibatan Pemuda Pancasila dalam Pileg 2024 di Kecamatan Majalaya yang memperlihatkan hubungan kuat antara organisasi kemasyarakatan dan aktor politik lokal. Relasi tersebut menimbulkan persoalan mengenai dominasi, persuasi,pertukaran kepentingan, mobilisasi jaringan, intervensi pilihan, serta dampaknya terhadap kebebasan politik dan kualitas demokrasi masyarakat secara lebih luas setempat. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk relasi kuasa antara Pemuda Pancasila dan aktor politik lokal, mengidentifikasi strategi serta intervensi yang digunakan dalam mendukung kandidat tertentu, dan menjelaskan dampak keterlibatan tersebut bagi masyarakat. Penelitian juga diarahkan untuk memahami mekanisme kekuasaan informal yang bekerja dalam politik elektoral pada tingkat lokal Majalaya secara mendalam. Penelitian menggunakan teori kekuasaan Michel Foucault dengan empat dimensi analisis, yaitu relasionalitas kekuasaan, dimensi diskursif, kontrol sosial, dan penyebaran kekuasaan. Teori ini memandang kekuasaan tidak terpusat, melainkan beredar melalui hubungan sosial, produksi wacana, normalisasi perilaku, pengawasan, serta praktik mikro yang membentuk tindakan politik individu dan kelompok dalam masyarakat lokal setempat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus serta anggota Pemuda Pancasila, aktor politik, tim pemenangan, tokoh masyarakat, dan warga Kecamatan Majalaya. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan temuan penelitian secara sistematis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa relasi Pemuda Pancasila dan aktor politik bersifat timbal balik, dinamis, tetapi asimetris. Kekuasaan bekerja melalui dominasi organisasi, persuasi, patronase, jaringan sosial, wacana, kontrol sosial, dan praktik mikro. Strategi dukungan dilakukan melalui kampanye, sosialisasi, pemanfaatan hubungan keluarga, distribusi bantuan, serta mobilisasi massa. Keterlibatan tersebut memperluas akses dan solidaritas politik, tetapi juga berpotensi menciptakan tekanan, konflik, ketidakpercayaan pemilu, dan pergeseran nilai demokratis masyarakat lokal dalam kehidupan politik sehari-hari. Kata Kunci: Relasi Kuasa, Pemuda Pancasila, Aktor Politik Lokal, Pileg 2024, Michel Foucault.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Relasi kuasa; Aktor Politik lokal; Pemuda Pancasila |
| Subjects: | Political Ethics Political dan Government Science > Political Propaganda Political dan Government Science > Political Situation and Condition Political Process Political Process > Political Campaigns International Relations > Diplomacy |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Muhammad Haikal Ramli |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:27 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:27 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139287 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



